Bekasi Media kilas Nusantara.id
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Poltekkes Kemenkes Jakarta III
kembali menggelar kegiatan pemberdayaan kader kesehatan di Kelurahan Jatirasa,
Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Selasa (29/9/2026). Langkah nyata ini diambil guna
mendorong peran aktif kader sebagai motor penggerak dalam mewujudkan lanjut usia (lansia)
yang sehat, mandiri, dan berdaya di lingkungan masyarakat melalui penguatan edukasi gizi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Jatirasa ini mengusung tema edukasi
makanan bergizi yang sangat menarik, yaitu “Lansia Anti Loyo: Kado Piring Sehat untuk Oma Opa, Gizi Terjaga Lansia Bugar dan Berdaya.” Melalui tema ini, para kader dibekali
pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai pemenuhan nutrisi seimbang untuk lansia
demi mencegah berbagai risiko penyakit degeneratif.
Penyuluhan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian program berkelanjutan yang telah
dilaksanakan sebelumnya oleh tim PkM Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Pada tahap awal
program, tim telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan khusus bagi para kader untuk
memastikan kesiapan fisik mereka dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, para
kader juga telah mendapatkan pembekalan intensif melalui edukasi mengenai pencegahan
hipertensi, stroke, pentingnya aktivitas fisik pada lansia, hingga penanganan keluhan nyeri
punggung yang sering dialami kelompok lanjut usia.
Sesi penyuluhan gizi yang menjadi kelanjutan program ini dipaparkan langsung oleh tim dosen
PkM Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang dimotori oleh Dwi Agustina, SKM., M.Sc., bersama
Yusuf Nasurudin, S.St., M.Fis., dan Erna Sariana, SKM., M.Kes. Dalam penyuluhan tersebut,
tim dosen mengupas tuntas materi pola makan piring sehat yang dirancang khusus untuk
memenuhi kebutuhan nutrisi kelompok lanjut usia. Untuk memastikan efektivitas materi dan
mengukur perubahan pemahaman para peserta, tim juga melangsungkan sesi pre-test
sebelum penyuluhan dimulai serta post-test setelah seluruh pemaparan materi selesai
diberikan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dan tanggapan hangat dari aparatur setempat. Dalam sambutannya, Lurah Jatirasa, Bapak Dedi Suhadi, S.T., menekankan pentingnya
keberlanjutan program edukasi tersebut. Beliau sangat mendukung sinergi yang terjalin dan
berharap agar kegiatan penyuluhan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan guna
memperkuat kapasitas serta pelaksanaan tugas para kader kesehatan di lapangan.
Dukungan senada juga diutarakan oleh Kepala Puskesmas Kelurahan Jatirasa, drg. Raden
Wike Octaviyanti. Selain mendukung penuh jalannya penyuluhan, beliau memberikan
pandangan strategis untuk pengembangan program ke depan. Drg. Wike berharap sasaran
kegiatan edukasi seperti ini ke depannya tidak hanya menyasar kelompok lansia saja, tetapi
juga menyentuh kelompok usia lainnya, mengingat kompleksnya tantangan masalah
kesehatan yang dihadapi masyarakat di lingkungan Kelurahan Jatirasa saat ini.
Melalui seluruh rangkaian pembekalan intensif yang komprehensif ini
mulai dari kesiapan
fisik, penanganan penyakit, hingga teori gizi—para kader kesehatan Jatirasa kini memiliki
modal pengetahuan yang sangat kuat. Mereka diharapkan mampu menjadi perpanjangan
tangan tenaga kesehatan untuk meneruskan kembali pesan-pesan hidup sehat ini secara
mandiri kepada keluarga dan lansia di lingkungan mereka masing-masing secara
berkelanjutan.
Penulis: Dwi Agustina, SKM.,M.Sc., Yusuf Nasurudin, S.St.,M.Fis., Erna Sariana, SKM., M.Kes (Sutarman)



















