Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Musholla Al Karim Dan Festival Bulan Bahasa SMA 8 Kota Lubuklinggau Berjalan Dengan Sukses.

Lubuk Linggau Kilasnusantara.id

Dalam rangka memeriahkan kegiatan Festival Bulan Bahasa, SMA Negeri 8 Lubuk Linggau menggelar kegiatan yang melibatkan kreativitas dan partisipasi para siswa melalui berbagai stand yang menampilkan aneka masakan khas Sumatera Selatan dan juga sebelumnya kegiatan pelatakan batu pertama pembangunan musholla Al Karim oleh Asisten lll Pemerintahan kota Lubuklinggau.(22/10/2026).

Kepala SMA Negeri 8 Lubuk Linggau, Himawan Sutanto, M.Pd., mengajak Asisten III Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Dr. H. Dian Chandra, M.Si., beserta rombongan untuk mengunjungi sejumlah stand siswa dalam kegiatan tersebut.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Bulan Bahasa yang tidak hanya mengangkat kecintaan terhadap bahasa dan sastra, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk memperkenalkan kekayaan kuliner serta budaya daerah Sumatera Selatan.

Di stand-stand yang tersedia, para siswa menjajakan beragam masakan khas Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, melatih jiwa kewirausahaan, serta memperkenalkan makanan tradisional kepada para pengunjung.

Kehadiran Asisten III Pemkot Lubuk Linggau bersama rombongan disambut oleh pihak sekolah dan para siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kunjungan itu juga menjadi momen bagi siswa untuk menunjukkan hasil kreativitas dan partisipasi mereka dalam menyukseskan festival.

Festival Bulan Bahasa di SMAN 8 Lubuk Linggau diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta kekayaan budaya lokal.

Kabiro Kilas Nusantara menilai kegiatan pendidikan yang melibatkan kreativitas siswa dan pengenalan budaya daerah merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Melalui kegiatan semacam ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan sekolah, tetapi juga kesempatan untuk mengenal potensi budaya dan kuliner daerahnya.

Dengan terselenggaranya Festival Bulan Bahasa, SMAN 8 Lubuk Linggau turut memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, serta menjaga keberagaman budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Sumatera Selatan.(Muhammad Zaili)