Daerah  

Siaga Karhutla 2026, Forkopincam Rambah Samo Gelar Apel & Rakor, Plt. Camat Sulaiman Disambut Hangat Masyarakat

ROKAN HULU – RIAU, Mulpulau.KilasNusantara.id

RAMBAH SAMO – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Forkopincam Rambah Samo menggelar Apel Kesiapsiagaan, dilanjutkan Rapat Koordinasi Antisipasi dan Penanggulangan Karhutla Tingkat Kecamatan Rambah Samo Tahun 2026, Kamis (11/6/2026).

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti komitmen seluruh elemen di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, untuk mewujudkan zero Karhutla tahun 2026.

Apel Kesiapsiagaan digelar di halaman kantor camat dengan spanduk bertuliskan “APEL KESIAPSIAGAAN DALAM RANGKA ANTISIPASI DAN PENANGGULANGAN KARHUTLA TINGKAT KECAMATAN RAMBAH SAMO TAHUN 2026”.

Bertindak sebagai pembina apel, Plt. Camat Rambah Samo *SULAIMAN. SH. M.IP, yang mengenakan kemeja merah berdiri di podium didampingi Kapolsek Rambah Samo, Danramil, dan unsur Forkopincam lainnya.

Apel diikuti lengkap oleh Kapolsek Rambah Samo, Danramil, Plt. Camat Sulaiman, seluruh Kepala Desa dan perangkat desa, BPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, Tim Pemadam dari PT. SAI, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi di aula kantor camat. Tampak Plt. Camat Sulaiman, SH. M.IP memimpin rakor didampingi Kapolsek di sebelah kiri dan Danramil di sebelah kanan.

Rakor dihadiri seluruh Kades, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, serta unsur Fire Fighter dari PT. SAI dan MPA yang terlihat mengenakan seragam merah bertuliskan “FIRE FIGHT”.

Dalam amanat apel dan rakor, Plt. Camat Sulaiman menyampaikan arahan langsung dari Bapak Wakil Bupati Rokan Hulu. Seluruh Kades diminta mendata warga yang membuka lahan baru dan memberikan sosialisasi tegas.

“Warga wajib diberi arahan tidak boleh membuka lahan dengan cara dibakar. Itu melanggar aturan dan bisa menimbulkan tindakan hukum. Kita berkewajiban menjaga warga agar tidak terjerat masalah hukum akibat pembakaran lahan,” tegas Sulaiman.

Senada dengan itu, Kapolsek Rambah Samo menyampaikan pelarangan keras terhadap praktik pembakaran lahan.

“Apabila masih ditemukan warga yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar, kami dari Polsek Rambah Samo tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek. Ia menegaskan penegakan hukum dilakukan demi efek jera, namun edukasi tetap jadi prioritas.

Sosok Plt. Camat Sulaiman Jadi Perbincangan Hangat,
Di tengah agenda penanganan Karhutla, masyarakat Rambah Samo sangat senang dengan kehadiran sosok Plt. Camat Sulaiman. Sikapnya yang ramah, baik, tidak sombong, dan merakyat kini menjadi perbincangan hangat di kedai-kedai kopi.

Tak hanya kaum bapak, ibu-ibu di Rambah Samo juga mengaku senang dengan gaya kepemimpinan Sulaiman yang mudah membaur. “Beliau enak diajak ngobrol, mau dengar keluhan warga. Orangnya tidak sombong,” ucap seorang warga.

Sinergi dengan Tim Pemadam PT. SAI dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menjadi kekuatan utama. Seluruh stakeholder sepakat memperkuat patroli di daerah rawan Karhutla, mengaktifkan posko siaga 24 jam, dan memastikan sarana prasarana pemadaman siap digunakan.

Apel dan rakor ditutup dengan komitmen bersama untuk mewujudkan zero Karhutla di wilayah Kecamatan Rambah Samo tahun 2026.

(By. Mulpulau)

Mul.KilasNusantara.id