Untuk Pembinaan Atlet,KONI Indramayu Siapkan Dana Talangan

INDRAMAYU, KilasNusanttara.id, 9 Mei 2026, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu menyiapkan dana talangan untuk menjaga keberlangsungan program pembinaan atlet.

Langkah tersebut dilakukan karena anggaran pembinaan olahraga dari APBD Tahun 2026 sebesar Rp1 miliar belum juga cair.

Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, didampingi Sekretaris Umum Maman Kostaman mengatakan, dana talangan akan diberikan kepada cabang olahraga (cabor) melalui mekanisme yang berlaku.

 Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan KONI terhadap dedikasi atlet dan pelatih dalam memajukan olahraga di Kabupaten Indramayu.

“Kami berinisiatif agar pembinaan olahraga tetap berjalan maka dana talangan menjadi solusi terbaik sambil menunggu anggaran dari Pemkab Indramayu cair,” ujar Yogi Kurniawan, Sabtu, 9 Mei 2026.

Informasi yang diperoleh, dana talangan tersebut disiapkan langsung oleh Ketua KONI Indramayu Yogi Kurniawan sebesar Rp300 juta.

Selain itu, Wakil Ketua I KONI Indramayu Maman Suparman Yahya juga memberikan dukungan dana sebesar Rp150 juta.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Indramayu, Maman Kostaman mengatakan hingga saat ini anggaran pembinaan sebesar Rp1 miliar belum terealisasi.

Padahal, berbagai program pelatihan untuk persiapan Porprov XV Jawa Barat sudah berjalan pada masing-masing cabor.

“Sampai saat ini belum ada realisasi dana yang Rp 1 milyar yang dianggarkan di APBD murni.

padahal kami sudah berjuang untuk itu, saat ini ada rencana untuk memakai dana talangan pihak ketiga guna menyelamatkan program program pelatihan yang sudah berjalan,” katanya.

Maman berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera merealisasikan anggaran pembinaan yang telah dialokasikan dalam APBD tahun ini.

Menurutnya, kebutuhan pembinaan atlet dan pelatih terus berjalan menjelang pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat.

“Karena program program pelatihan menuju road to Porprov XV Jawa Barat sudah berjalan pada masing-masing cabor,” ucap Maman Kostaman ditempat terpisah.

Ia menilai anggaran pembinaan yang tersedia saat ini masih sangat minim dibandingkan kebutuhan di lapangan.

Kondisi tersebut dirasakan hampir seluruh cabang olahraga, termasuk olahraga dayung.

Maman yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Indramayu menjelaskan kebutuhan pembinaan atlet cukup besar.

Mulai dari penyediaan suplemen hingga sarana latihan membutuhkan biaya tinggi.

“Di dayung saja, kita butuh suplemen untuk atlet, dan sarana atlet untuk berlatih yang costnya sangat mahal. Tentunya ini membutuhkan support dari pemerintah,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat yang akan digelar di Bogor, Depok, dan Bekasi, Maman menyebut anggaran masih direncanakan melalui APBD Perubahan.

KONI Indramayu berharap kebutuhan minimal sebesar Rp4 miliar dapat terpenuhi.

“Kita berharap pada kebutuhan minimal yaitu 4 milyar,” ucap Maman Kostaman.

Maman membandingkan pada Porprov XIV Tahun 2022 anggaran rutin mencapai Rp3 miliar dan anggaran Porprov sebesar Rp2,75 miliar. Saat itu, Kabupaten Indramayu hanya mengikuti 27 cabang olahraga dengan jumlah 250 atlet.

Sementara pada Porprov XV Jawa Barat November mendatang, Kabupaten Indramayu akan mengikuti 34 cabang olahraga. Jumlah atlet yang akan berlaga juga meningkat menjadi 307 orang. ( GWN ).