ROKAN HULU – RIAU, Mulpulau.KilasNusantara.id
UJUNG BATU – Langit Ujung Batu dihiasi balon warna-warni dan tawa anak, Kamis (7/5/2026). Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Kecamatan Ujung Batu sukses menggelar Karnaval Hardiknas 2026 yang memecahkan rekor: diikuti sekitar 2.500 peserta dari PAUD, RA, TK, Guru, hingga orang tua murid se-Kecamatan Ujung Batu.
1. *Gelombang PAUD & RA*: Pukul 07.30 WIB, 480 anak didampingi orang tua start dari halaman RM Mart.
2. *Gelombang TK*: Pukul 08.30 WIB, 700 anak TK dilepas Camat Ujung Batu Sigit Pranjoro dari halaman Kantor Camat.
Kedua rute finis di halaman Lembaga Kerapatan Adat Ujung Batu, Jalan Sudirman hingga Tugu LKA ditutup sementara, namun lalu lintas tetap lancar berkat pengamanan 25 personel Polsek Ujung Batu yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Jusup Purba, S.H., M.H.
“Ini karnaval anak terbesar sepanjang sejarah Ujung Batu. Kami all-out jaga supaya anak-anak aman, orang tua tenang,” tegas Kompol Jusup Purba di sela pengawalan.
Tokoh Penting Turun Langsung
Hadir memberi semangat: Camat Ujung Batu Sigit Pranjoro, Bunda PAUD Ujung Batu Rimba Shafitri, Ketua IGTK Ujung Batu Darmayenti, S.Pd.AUD, Sekretaris IGTK Yusdalindawati, S.Pd.AUD, Humas IGTK Rohul Arniana, dan perwakilan RS Awal Bros Ujung Batu Yusrifal Rahmadi, S.H.
Pelepasan balon gas oleh Camat Sigit Pranjoro dan Bunda PAUD jadi simbol terbangnya cita-cita anak Ujung Batu. “Hardiknas bukan seremonial. Ini panggung anak-anak unjuk kreativitas. Silaturahmi guru dan orang tua juga makin erat,” ujar Sigit Pranjoro.
Sepanjang 1,5 km rute, warga berjejal di pinggir jalan. Ada dokter cilik bawa stetoskop, polwan mini salami Kapolsek, petani bawa cangkul, hingga putri Melayu bersongket. Beberapa sekolah tampil dengan baju nan anggun, kampanye lingkungan sejak dini.
Masyarakat yang menyaksikan mengaku terharu. Air mata saya jatuh lihat anak-anak percaya diri. Ini bukti guru PAUD dan TK Ujung Batu berhasil tanam karakter berani sejak dini.
Sinergi Adat, Pemerintah, dan Polri,
Ketua IGTK Ujung Batu Darmayenti menyebut LKA dipilih sebagai finis agar anak kenal rumah adatnya sendiri. “Adat, pemerintah, dan Polri satu barisan jaga generasi. Terima kasih Pak Kapolsek sudah kawal anak-anak seperti anak sendiri,” ucap Darmayenti.
Karnaval ditutup pukul 11.30 WIB dengan pembagian susu dan snack dari IGTK dan Polsek Ujung Batu. Tidak ada insiden. Hardiknas 2026 di Ujung Batu resmi jadi karnaval anak paling meriah dan tertib.
(By.mulpulau)
Mul.KilasNusantara.id


















