Pembekalan Magang Mandiri Berdampak Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI: Mewujudkan Mahasiswa Transformatif Berorientasi SDGs

BANDUNG, KilasNusantara.id — Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Magang Mandiri Berdampak bagi mahasiswa angkatan 2023 sebanyak 80 orang.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu mengimplementasikan kompetensi akademik secara nyata di tengah masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan pembekalan ini dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah M.Pd, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa magang bukan sekadar pemenuhan SKS, melainkan wahana pembelajaran autentik untuk membentuk karakter profesional, kepemimpinan sosial, dan sensitivitas terhadap persoalan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa Pendidikan Masyarakat menjadi agen perubahan yang mampu membaca kebutuhan komunitas serta merancang intervensi berbasis pemberdayaan.

Koordinator Magang Mandiri Berdampak, Dr. Cucu Sukmana, M.Pd, menjelaskan bahwa konsep “berdampak” dalam program ini menitikberatkan pada luaran nyata dan terukur.

Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tetapi sebagai fasilitator pembelajaran, pendamping UMKM, penggerak literasi, hingga inisiator program pemberdayaan berbasis potensi lokal. Program ini dirancang selaras dengan capaian SDGs, khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dua belas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terlibat dan dihadiri yakni Dr. Asep Saepudin, M.Pd, Dr. Iip Saripah, M.Pd, Dr. Viena Rusmiati Hasanah, M.Pd, Dr. Nike Kamarubiani, M.Pd, Dr. Purnomo, M.Pd, Dr. Eko Sulistiono, M.Pd, serta Sodikin, Ph.D, akan melakukan supervisi intensif terhadap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program mahasiswa di lokasi magang.

Pendampingan ini memastikan bahwa setiap kegiatan berbasis pada analisis kebutuhan masyarakat dan menghasilkan dampak sosial yang berkelanjutan.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa dibekali pemahaman tentang etika profesi, strategi pemetaan sosial, teknik fasilitasi komunitas, penyusunan program berbasis kebutuhan, serta pengukuran dampak.

Pendekatan ini sejalan dengan paradigma pendidikan transformatif yang menempatkan mahasiswa sebagai community educator dan community developer yang responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan Pembekalan Magang Mandiri Berdampak ini menegaskan komitmen Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI dalam mendukung agenda pembangunan global melalui aksi nyata di tingkat lokal.

Dengan kolaborasi antara kampus, mitra, dan masyarakat, diharapkan mahasiswa mampu menjadi generasi profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan sesuai kerangka SDGs.(Red)