KUTACANE, Kilas Nusantara — Berbagai kalangan aktivis di Kabupaten Aceh Tenggara terus menyoroti proyek aspirasi anggota DPR -RI dari partai Golkar, pasalnya, proyek aspirasi anggota DPR-RI dari Dapil Aceh I yang bergerak di bidang Pertanian itu terkesan sangat tertutup.
Sehingga banyak aktivis dari berbagai kalangan mempertanyakan tentang keberadaan proyek aspirasi tahun 2022 dan tahun 2023 oleh anggota DPR-RI Dapil Aceh I dari Partai Golkar.
Salah satu sorotan itu datang dari Muhammad Saleh Selian Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) kepada media pada Senin (31/07/2023) mengatakan bahwa proyek aspirasi anggota DPR-RI dari partai Golkar Dapil Aceh I itu terkesan sangat tertutup.
“Artinya sebagai perpanjangan tangan masyarakat, kita menilai sejauh ini proyek anggota DPR-RI tidak ada keterbukaan terhadap masyarakat, seperti proyek siluman aja,” terang Saleh Selian.
Selanjutnya, Saleh Selian menerangkan seperti yang diketahui bersama bahwa :
1.Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) ada 13 kelompok tani dengan pagu Rp.100.000.000.(Seratus juta rupiah)
2.Jaringan Irigasi Tersier (JIT) ada 13 kelompok tani dengan pagu Rp.75.000.000.(Tujuh puluh lima juta rupiah)
3.Unit Pengelolaan Organik (UPO) ada 25 kelompok tani mendapatkan dana dalam satu kelompok Rp.200.000.000. (Dua ratus juta rupiah).
“Ini yang mengerjakan semua anak kapalnya, tanpa ada melibatkan masyarakat,” jelas Saleh Selian.
Menurut informasi yang diterima Saleh Selian diduga sebagian proyek tersebut ada yang tidak beres atau disinyalir fiktif serta diduga proyek tersebut dikerjakan oleh anak kapal anggota DPR-RI dari partai Golkar Dapil Aceh I
Walaupun proyek tersebut atas nama kelompok tani dari desa, namun sangat disayangkan bahwa kelompok tani desa hanya sebagai lambang saja, sedangkan yang mengerjakan itu semua anak kapal anggota DPR-RI dari partai Golkar Dapil Aceh I
“Banyak masyarakat dan kalangan yang tidak mengetahui tentang proyek milik anggota DPR-RI dari partai Golkar Dapil Aceh I, karena proyek aspirasi itu langsung di bawah koordinasi Dinas Pertanian Aceh Tenggara, JANGAN ADA DUSTA DIANTARA MASYARAKAT, PAK DEWAN,” tegas Saleh Selian.
Untuk keterangan lebih lanjut, pada hari senin 31 Juli 2023, awak media mengkonfirmasi Nazrul Sp selaku Tim Teknis melalui phone seluler agar bisa mendapatkan informasi yang sebenarnya.
“Akan saya berikan keterangan, kalau saya sudah balik dari luar kota,” jawab Nazrul Sp melalui phone seluler.
Bersambung
(Tim)


















