CIREBON, KilasNusantara.id, – Pasbi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Padi Periode Tanam Tahun 2026 yang dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian Lapas Kelas I Cirebon, Senin (25/05/2026).
Kegiatan panen padi ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, serta warga binaan yang tergabung dalam program asimilasi pertanian.
Dengan memanfaatkan lahan pertanian seluas 13.740 meter persegi, Lapas Cirebon berhasil melakukan panen padi jenis Inpari 33 dengan estimasi hasil mencapai kurang lebih 7.000 kilogram gabah.
Benih padi tersebut merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan panen dilakukan langsung oleh warga binaan dengan pendampingan petugas pembinaan kemandirian.
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Nanank Syamsudin, menyampaikan bahwa program pertanian merupakan salah satu bentuk pembinaan produktif yang terus dikembangkan di Lapas Cirebon.
Selain mendukung program ketahanan pangan nasional dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, kegiatan ini juga menjadi wadah pembentukan karakter disiplin, tanggung javwab, serta kemandirian bagi warga binaan.
Lapas Cirebon akan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian melalui pengolahan lahan kembali untuk masa tanam berikutnya, sekaligus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan nasional.
Sumber : (Humas Lapas Cirebon)
#LapasCirebon
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#PemasyarakatanJabar
#Pemasyarakatan
#Lapas #Rutan #LPKA #Bapas
#GuardAndGuide
#panenpadi


















