Mahasiswa Penmas UPI Unjuk Karya Wirausaha Berdampak Pada Demo Day Mata Kuliah Kewirausahaan

BANDUNG, KilasNusantara.id — 21 Mei 2025, Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali membuktikan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berdaya saing sebagai wirausahawan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Demo Day Mata Kuliah Kewirausahaan yang digelar di selasar Lab. Prodi Pendidikan Masyarakat UPI, Bandung. Kegiatan ini menjadi wadah presentasi dan pameran produk/jasa wirausaha yang telah dirancang, dikembangkan, dan diuji coba langsung oleh mahasiswa Penmas sebagai bagian integral dari proses pembelajaran berbasis pengalaman.

Sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka yang memiliki mandat kuat dalam pengembangan sumber daya manusia, UPI melalui Prodi Penmas memosisikan Mata Kuliah Kewirausahaan bukan sekadar ruang teori, melainkan laboratorium hidup pembentukan karakter wirausaha.

Demo Day menjadi puncak dari serangkaian proses panjang, mulai dari identifikasi potensi lokal, perumusan model bisnis yang berorientasi sosial, hingga validasi pasar secara langsung. Melalui kegiatan ini, Prodi Penmas UPI menegaskan perannya sebagai katalisator munculnya wirausahawan muda yang peka terhadap isu-isu kemasyarakatan.

Kegiatan Demo Day ini selaras dengan program “Berdampak” yang menjadi roh pengembangan kurikulum Prodi Pendidikan Masyarakat UPI. Program berdampak menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu merancang solusi berbasis kewirausahaan untuk menjawab tantangan nyata di komunitas.

Setiap produk dan layanan yang dipresentasikan dalam Demo Day dirancang dengan pendekatan pendidikan nonformal dan pemberdayaan masyarakat, mencerminkan identitas khas Prodi Penmas yang memadukan ilmu pendidikan dengan praktik pengembangan komunitas secara berkelanjutan.

KONTRIBUSI TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs)

Demo Day Kewirausahaan Penmas UPI memiliki keterkaitan langsung dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Pertama, kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pendekatan pembelajaran experiential yang relevan dan kontekstual.

Kedua, produk-produk wirausaha yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berkontribusi pada SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong inklusivitas ekonomi di tingkat komunitas.

Ketiga, wirausaha sosial yang dikembangkan mahasiswa turut memperkuat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara pendidikan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

REKOMENDASI STRATEGIS

Melihat antusiasme tinggi dan kualitas produk yang ditampilkan, terdapat beberapa rekomendasi strategis untuk pengembangan ekosistem kewirausahaan di Prodi Penmas UPI ke depan.

Pertama, perlu dibangun inkubator wirausaha sosial yang berkesinambungan di lingkungan Prodi sebagai lanjutan dari Demo Day, sehingga ide-ide potensial tidak berhenti pada tahap penilaian akademis.

Kedua, diperlukan perluasan jaringan juri dan mentor dari kalangan praktisi industri, pemerintah daerah, dan lembaga filantropi untuk memperkuat koneksi mahasiswa dengan ekosistem wirausaha yang lebih luas.

Ketiga, hasil Demo Day hendaknya didokumentasikan secara sistematis dan dipublikasikan sebagai referensi praktik baik yang dapat diadopsi oleh institusi pendidikan nonformal lainnya di Indonesia.

RANGKAIAN ACARA DAN PEJABAT YANG HADIR

Demo Day secara resmi dibuka oleh Dr. Dadang Yunus L., M.Pd., Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat UPI. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kontribusi Prodi Penmas dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi bagi masyarakat.

Kegiatan ini diampu langsung oleh Dr. Cucu Sukmana, M.Pd., selaku dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan, yang selama satu semester penuh membimbing mahasiswa dari tahap ideasi hingga presentasi produk di hadapan publik.

Turut hadir sebagai undangan kehormatan, Sodikin, Ph.D., selaku Dosen Pembimbing Kemahasiswaan Prodi Penmas UPI, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan soft skill dan jiwa wirausaha mahasiswa di luar perkuliahan.

Penilaian karya wirausaha mahasiswa dilakukan oleh tim penilai dari dosen yaitu Sodikin, Ph.D dan mahasiswa s2 saudari Intan Mulya dan didukung penuh oleh juri nasional bidang kewirausahaan, Dr. Masharyono, M.M., dari Program Studi Pendidikan Bisnis UPI.

Kehadiran juri nasional ini memberikan dimensi penilaian yang komprehensif dan kredibel, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas prodi dalam pengembangan ekosistem wirausaha di UPI.

Serangkaian sesi Demo Day mencakup presentasi produk oleh setiap kelompok mahasiswa, sesi tanya jawab dengan juri, pameran produk terbuka, serta penyerahan penghargaan kepada kelompok wirausaha terbaik.

PENUTUP

Demo Day Mata Kuliah Kewirausahaan Prodi Pendidikan Masyarakat UPI bukan sekadar puncak penilaian akademis semata. Kegiatan ini adalah cerminan dari visi Prodi Penmas dalam membentuk pendidik masyarakat yang berdaya, berinovasi, dan berdampak lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman dengan kreativitas, kepedulian sosial, dan semangat wirausaha yang membumi. UPI, melalui Prodi Penmas, terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memberdayakan. (Red)
:
Sumber : Sekretariat Program Studi Pendidikan Masyarakat – Universitas Pendidikan Indonesia