OGAN ILIR, Kilasnusantara.id – Kapolsek Rantau Alai, IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H., memimpin langsung kegiatan patroli dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, pada 20 Oktober 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, patroli dan mitigasi karhutla difokuskan pada upaya pemantauan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolsek Rantau Alai, IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam melakukan pencegahan dini terhadap karhutla di wilayah hukumnya.
“Kami terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan melalui patroli dan mitigasi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Kapolsek berharap melalui kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya karhutla dapat diminimalkan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak, baik aparat maupun masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan wilayah Kecamatan Rantau Alai tetap aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Patroli dan mitigasi ini menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Rantau Alai dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.
Catatan redaksi: Tanggal 20 Oktober 2026 jatuh pada hari Selasa, bukan Kamis. Silakan pastikan kembali tanggal kegiatan sebelum berita diterbitkan.



















