Ragam  

Tim PKM Program ELIN UPI Perkuat Kompetensi Guru PAUD Melalui Pelatihan AI Untuk Pembelajaran Literasi dan Numerasi

BANDUNG, KilasNusantara.id — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program ELIN (Enrich Literacy and Numeracy) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung sukses menyelenggarakan rangkaian pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran literasi dan numerasi anak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 8 Juli 2026 ini merupakan implementasi hilirisasi hasil penelitian Tim ELIN dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis AI bagi guru PAUD.

Program ELIN dikembangkan sebagai inovasi untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran literasi dan numerasi yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.

Melalui pendekatan berbasis teknologi, guru dibekali pengetahuan dan keterampilan memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam menghasilkan media pembelajaran yang inovatif, seperti buku cerita, lagu edukatif, permainan interaktif, serta berbagai perangkat pembelajaran lainnya.

Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Bandung diikuti oleh 34 guru PAUD/TK dari berbagai satuan pendidikan. Selama program berlangsung, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas pembekalan Program ELIN, penguatan konsep pembelajaran literasi dan numerasi anak usia dini, pengembangan media literasi dan numerasi berbasis seni, penugasan mandiri, pengenalan Program ELIN, serta workshop dan praktik pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran PAUD.

Rangkaian kegiatan PKM Program ELIN
Rangkaian kegiatan PKM Program ELIN

Sebagai bentuk perluasan manfaat program, Tim PKM Program ELIN juga membuka kesempatan bagi guru PAUD di Kabupaten Pangandaran untuk mengikuti rangkaian pelatihan secara daring.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses peningkatan kompetensi guru di berbagai daerah melalui pemanfaatan teknologi digital sekaligus memperkenalkan Program ELIN kepada lebih banyak pendidik anak usia dini.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada 8 Juli 2026 melalui Workshop dan Praktik Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Mendukung Pembelajaran Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini yang diselenggarakan secara luring di Kabupaten Bandung. Workshop ini dihadiri oleh lebih dari 20 guru PAUD yang secara langsung mempraktikkan penggunaan berbagai platform AI untuk menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran literasi dan numerasi anak usia dini.

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi digital, Tim PKM Program ELIN juga menyelenggarakan Pelatihan AI Ready ASEAN bekerja sama dengan Coding Bee Academy, Google.org, dan ASEAN Foundation. Kegiatan ini memperoleh antusiasme yang sangat tinggi dengan sekitar 300 peserta terdaftar, yang terdiri atas guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi transformasi digital di bidang pendidikan.

Workshop dan Praktik Pemanfaatan AI di Kab. Bandung – Luring
Workshop dan Praktik Pemanfaatan AI di Kab. Bandung – Luring

Ketua Tim PKM Program ELIN, Dr. Euis Kurniati, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam menghilirisasikan hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan AI di lingkungan PAUD bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang dapat mendukung kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta mitra nasional dan internasional, Program ELIN diharapkan mampu menjadi model pengembangan kompetensi guru PAUD berbasis Artificial Intelligence yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ke depan, Program ELIN akan terus dikembangkan melalui penyempurnaan platform, penyusunan modul pelatihan, pendampingan implementasi di satuan PAUD, serta perluasan jangkauan ke berbagai daerah di Indonesia sehingga semakin banyak guru yang mampu memanfaatkan AI secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi anak usia dini. (Red)