TAKALAR, KilasNusantara.id – Hj.Nurhayati Tola S.Pd, selaku Kepala SDN NO.190 Inpres Burane, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menjadi sorotan karena dugaan sikap menghindar dari wartawan. Kejadian ini mencuat pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, ketika awak media berupaya mengonfirmasi beberapa isu terkait kinerja dan kehadiran kepala sekolah di lingkungan sekolah.
Upaya konfirmasi ini dilakukan terkait kebiasaan kepala sekolah yang diduga sering pulang lebih awal saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Wartawan mencoba menghubungi kepala sekolah melalui sambungan telepon untuk mendapatkan klarifikasi mengenai alasan di balik tindakan tersebut.
Namun, alih-alih menjawab panggilan, kepala sekolah justru diduga menolak panggilan telepon berulang kali. Ketika wartawan mencoba menghubungi melalui aplikasi WhatsApp, kepala sekolah diduga mengetahui identitas penelepon dan memberikan respons yang dianggap kurang profesional.
Dalam pesan WhatsApp, kepala sekolah diduga menyatakan, “Aku tahu itu kamu,” dan mengklaim bahwa wartawan tersebut hanyalah “mitra biasa.” Sikap ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan keterbukaan kepala sekolah terhadap media, yang seharusnya menjadi jembatan informasi antara pihak sekolah dan masyarakat.
Tindakan kepala sekolah yang diduga enggan memberikan keterangan ini sangat disayangkan. Sebagai pejabat publik, kepala sekolah seharusnya bersedia memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada media, terutama terkait isu-isu yang menyangkut kepentingan publik dan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak kepala sekolah terkait dugaan sikap alergi terhadap wartawan ini. Diharapkan, pihak terkait dapat segera memberikan penjelasan agar isu ini tidak menimbulkan spekulasi yang merugikan nama baik sekolah dan dunia pendidikan di Kabupaten Takalar.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi kalangan jurnalis dan masyarakat. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak dapat menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
(Jufri)


















