Lapas Pasir Pengaraian dan Kemenag Rohul Tandatangani MoU, Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

ROKAN HULU – RIAU, Mulpulau.KilasNusantara.id
Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar kerja sama kedua lembaga.

Penandatanganan MoU berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan kerohanian bagi warga binaan yang menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, mengatakan kerja sama dengan Kemenag menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan, khususnya dari sisi keagamaan.

Menurut dia, pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana memberikan bekal moral dan spiritual kepada warga binaan.

“Silaturahmi ini kami lakukan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun kerja sama dalam bidang kerohanian bagi warga binaan yang ada di Lapas,” kata Efendi.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga program pembinaan keagamaan di Lapas dapat dilaksanakan secara lebih terarah.

“Harapan kami, dengan adanya MoU ini sinergitas antara Lapas dan Kemenag semakin kuat. Tentunya kami ingin memberikan pembinaan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Efendi menilai dukungan dari berbagai pihak diperlukan dalam proses pembinaan warga binaan. Sebab, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari pelaksanaan masa pidana, tetapi juga dari kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan sosial setelah bebas.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, H. Zulkifli, menyambut baik penandatanganan MoU tersebut.

Menurut Zulkifli, kerja sama antara Kemenag dan Lapas merupakan bentuk sinergitas antarlembaga dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan, terutama melalui kegiatan keagamaan.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Mudah-mudahan ke depan sinergitas antara Kemenag dan Lapas dapat semakin baik,” kata Zulkifli.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Kemenag dan Lapas diharapkan dapat saling mendukung dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang konsisten, sekaligus membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi, khususnya dalam bidang pembinaan mental dan spiritual sebagai bagian dari proses pemasyarakatan di Kabupaten Rokan Hulu.

(HumasLP/Mulpulau)

Mul.KilasNusantara.id