PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila menjadi titik evaluasi bagi Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran untuk membenahi organisasi, menertibkan data keanggotaan, serta memperkuat soliditas internal di tengah berbagai dinamika yang dihadapi.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran, Eko Suwartono, menegaskan bahwa peringatan hari jadi organisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi langkah nyata untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan keaktifan anggota.
Hal itu disampaikan Eko saat peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila yang digelar di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila, Jalan Bulaklaut, Pangandaran, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila, perwakilan 234 SC, serta Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO).
Dalam sambutannya, Eko menyoroti pentingnya pendataan ulang keanggotaan sebagai bagian dari pembenahan organisasi. Menurutnya, masih terdapat nama-nama yang tercatat dalam administrasi, meskipun yang bersangkutan sudah tidak aktif, berpindah organisasi, bahkan telah meninggal dunia.
“Persoalan di organisasi ini memang beragam. Ada anggota yang sudah tidak aktif, tidak lagi peduli, sudah meninggal dunia, maupun pindah organisasi, tetapi masih tercatat. Karena itu, kita perlu melihat kembali kondisi keanggotaan kita,” ujar Eko.
Ia menilai, data keanggotaan yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang tertib, solid, dan memiliki arah gerak yang jelas.
Selain pembenahan administrasi, Eko menekankan pentingnya komunikasi dan komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan organisasi. Keaktifan anggota, menurutnya, tidak hanya diukur dari nama yang tercantum dalam kepengurusan, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam setiap kegiatan organisasi.
Perkuat Soliditas dan Persaudaraan
Eko mengakui bahwa menjaga kekompakan di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan masing-masing anggota bukanlah perkara mudah. Namun, ia berharap tantangan tersebut tidak mengurangi semangat persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan Pemuda Pancasila di Kabupaten Pangandaran.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan peringatan HUT ke-67 sebagai ruang mempererat silaturahmi, membangun komunikasi terbuka, serta menyelesaikan berbagai persoalan internal melalui diskusi dan musyawarah.
Menurutnya, perbedaan pandangan di dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Perbedaan tersebut harus disikapi secara dewasa dan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persatuan.
Dalam kesempatan itu, Eko menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran MPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), KOTI Mahatidana, Srikandi, serta anggota yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada perwakilan 234 SC dan MPO yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kebersamaan dan soliditas organisasi.
“Terima kasih kepada seluruh anggota dan jajaran yang telah membantu menyukseskan acara hari ini. Mudah-mudahan soliditas organisasi tetap terjaga dan kita terus menjadi keluarga besar yang kompak dalam membangun Kabupaten Pangandaran,” katanya.
Tegaskan Komitmen Menjaga Nilai Pancasila
Lebih lanjut, Eko mengingatkan seluruh anggota agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar perjuangan organisasi. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jangan lupa bahwa Pemuda Pancasila didirikan untuk tetap mempertahankan Pancasila. Mudah-mudahan kita semua terus menjaga jiwa Pancasila dan semangat NKRI,” tuturnya.
Eko berharap, bertambahnya usia organisasi dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan, meningkatkan partisipasi anggota, dan memperkuat komunikasi di semua tingkatan kepengurusan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat perkataan yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung.
Peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kabupaten Pangandaran diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi, membenahi keanggotaan, serta merawat persaudaraan demi mewujudkan organisasi yang lebih solid dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sysfarras



















