Kecamatan Cimahi Selatan Laksanakan Entry Meeting Giat Strategis Daerah Program PPM

KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Kecamatan Cimahi Selatan melaksanakan Entry Meeting kegiatan Strategis daerah program pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan tingkat kecamatan Cimahi Selatan bertempat di Aula kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (13/05/2026).

Dalam sambutannya Camat Cimahi Selatan Rika Martiana, S.STP., kegiatan PPM ini di bentuk dulu pokmas di bulan November dan verpikasi lapangan di bulan Maret – April dan pelaksanaan nya di Minggu ke-tiga bulan mei.

Kegiatan PPM di rencanakan rampung sebelum HUT kota Cimahi yaitu tanggal 21 juni.

“Mudah-mudahan itu menjadi hadiah dari walikota dan wakil walikota kepada masyarakat kota Cimahi” pungkasnya

Program tersebut dikawal langsung oleh Kejari Cimahi guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tepat sasaran, transparan, dan tidak tumpang tindih.

Dalam kegiatan itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Cimahi, Fajrian Yustiardi menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk mengawasi, melainkan mengawali program agar pelaksanaan di lapangan berjalan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari Kejaksaan Negeri Cimahi hadir untuk mengawal, bukan mengawasi. Tujuannya agar pekerjaan berjalan baik dan tepat sasaran melalui program Jaksa Sahate atau Sahabat RT dan RW,” ujar Fajrian.

Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif terlibat dalam pengawasan program melalui forum RW maupun layanan pengaduan digital Kejari Cimahi dengan memindai barcode layanan Sahate. Menurutnya, sistem pelaporan tersedia dalam dua pilihan, yakni menggunakan identitas resmi maupun anonim.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Cimahi, Fajrian Yustiardi “Kami berharap masyarakat ikut bersama-sama mengawasi. Dengan sistem digitalisasi, pengawasan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus selalu berada di lapangan selama 24 jam,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dr. Maria Fitriana.,S.Sos.,M.M., menyampaikan bahwa PPM merupakan bagian dari visi pembangunan “Cimahi MANTAP” yang diusung bersama Wali Kota Ngatiyana dan Wakil walikota Adhitya yudisthira untuk periode 2025–2030.

Menurut Fitri, pembangunan Kota Cimahi harus dilakukan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Karena itu, ia meminta seluruh camat dan lurah aktif melakukan pengawasan agar pelaksanaan program tidak terjadi overlap atau tumpang tindih pekerjaan.

“Saya menghimbau kepada camat dan lurah agar intens mengawasi pelaksanaan PPM di lapangan supaya program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Fitri.

Fitriana menargetkan seluruh program PPM Tahun 2026 rampung sebelum 21 Juni 2026. Menurutnya, program tersebut menjadi hadiah bagi masyarakat Kota Cimahi dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Cimahi ke-25.

Pada kesempatan tersebut Camat Cimahi Selatan bersama para lurah menandatangani fakta integritas pelaksanaan Program PPM 2026 disaksikan Sekda,Kejari Cimahi dan para ketua RW serta RT.

“Program ini harus selesai sebelum 21 Juni 2026 karena menjadi hadiah untuk masyarakat Kota Cimahi dalam merayakan Hari Jadi Kota Cimahi ke-25,” tegasnya.

Kegiatan itu turut dihadiri 150 orang terdiri dari para ketua RW dan RT se-Kecamatan Cimahi Selatan, konsultan pelaksana, serta sejumlah pengusaha material.

(Dedi Irawan)