KAB TAKALAR, KilasNusantara.id — Aksi pencurian ternak kembali terjadi di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, (30/12/2025). Kali ini, ternak bebek milik warga kembali menjadi sasaran maling pada Minggu malam, 29 Desember 2025.
Peristiwa tersebut diperkirakan berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WITA, saat warga tengah terlelap tidur di dalam rumah masing-masing. Kondisi malam yang sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Pemilik ternak, Nursinah Dg. Sangki, warga Dusun Kalumbangara, Desa Lantang, mengatakan kepada wartawan KilasNusantara.id, bahwa baru mengetahui kejadian tersebut setelah menyadari sejumlah ternak bebeknya hilang. Kejadian ini menambah daftar kasus pencurian ternak yang meresahkan masyarakat setempat.
Dg. Sangki juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas kejadian tersebut. Ia merasa terpukul karena hasil kerja kerasnya selama ini justru dinikmati oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak berperikemanusiaan “Tuturnya.
Dengan nada sedih bercampur kecewa, Dg. Sangki menyampaikan kepada media bahwa kejadian ini sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, ternak bebek tersebut menjadi salah satu sumber penghidupan utama keluarganya.
Ia juga menuturkan bahwa sebelumnya masih terdaftar sebagai penerima bantuan pemerintah, namun kini tidak lagi mendapatkan bantuan tunai. Kondisi tersebut semakin memperberat beban hidup yang harus ditanggung setelah kehilangan ternaknya.
Atas kejadian ini, Dg. Sangki berharap aparat penegak hukum dapat segera bertindak tegas untuk mengungkap dan memberantas pelaku kejahatan pencurian ternak yang semakin meresahkan masyarakat Desa Lantang dan sekitarnya.
(JF Daengku)


















