Lumajang – Kilas Nusantara.id – Ratusan warga Perumahan Sukodono Permai menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan adalah pondasi nasionalisme nyata. Gelaran Car Free Day (CFD) #4 pada Minggu (7/9/2025), yang digelar untuk memperingati HUT ke-80 RI, menegaskan bahwa semangat cinta tanah air bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yakni perumahan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), hadir langsung untuk memberikan apresiasi atas soliditas warga. Menurutnya, partisipasi aktif dalam kegiatan bersama adalah bentuk nyata gotong royong yang mendukung pembangunan sosial dan karakter masyarakat.
“Warga Sukodono Permai ini luar biasa kompak dan solid. Kekompakan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda,” ujar Bunda Indah.
CFD #4 menjadi lebih dari sekadar jalan santai. Anak-anak, remaja, dan orang tua berinteraksi dalam kegiatan yang menyehatkan sekaligus mendidik. Kehadiran lintas generasi ini memperkuat modal sosial, kemampuan komunitas untuk bersatu, berkolaborasi, dan menghadapi tantangan bersama.
Sebagai simbol dukungan, Bunda Indah membagikan satu unit sepeda melalui undian doorprize, dengan harapan memotivasi anak-anak agar aktif dan terbiasa hidup sehat. Hadiah sederhana ini sekaligus menekankan nilai penghargaan atas partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan komunitas.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa nasionalisme tidak selalu diwujudkan lewat seremonial besar, tetapi bisa lahir dari tindakan sederhana seperti, warga yang kompak, bergotong royong, dan berpartisipasi aktif membangun lingkungan. Kekompakan ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari masyarakat yang tangguh, solidaritas tinggi, dan peduli satu sama lain.
“CFD ini bukan sekadar jalan sehat, tapi juga sarana menanamkan nilai kebangsaan dan membangun karakter anak-anak serta generasi muda,” tegas Bunda Indah.
Gelaran CFD #4 Sukodono Permai menjadi bukti bahwa persatuan lokal adalah fondasi bagi persatuan nasional, sekaligus mengajarkan bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar simbol, tapi diterjemahkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
(Dhr)



















