Pagaralam, Kilasnusantara.id
Isu penerimaan sejumlah uang dengan janji akan diberikan jabatan tertentu berkembang di wilayah Pemerintah Kota Pagaralam.
Desas desus tersebut bermula dari pengakuan salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya, ia membeberkan ke media.
Bahwa dia telah mengalami tindak penipuan dengan janji akan diberikan jabatan namun harus menyetor sejumlah uang kesalah satu kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia mengatakan beberapa waktu yang lalu sebelum pilkada berlangsung kami dimintai sejumlah uang oleh oknum kepala OPD dengan janji akan diberikan jabatan tertentu, namun hingga saat ini jabatan yang janjikan tersebut tak kunjung ditepati, dan kami merasa telah ditipu.
“Kami berharap uang yang kami berikan agar segera dikembalikan, Jika tidak kami akan membawa hal ini kejalur Hukum,” ungkapnya.
Bahtum Ketua DPC AKPERSI ( Asosiasi Keluarga Pers Indonesia) Pagar Alam, Mengatakan dengan beredarnya isu jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah kota Pagar alam, hal ini sudah viral di medsos.
Saya berharap kepada walikota dan wakil Walikota terpilih untuk membenahi, tidak meperdayakan namun bertidak tegas terhadap orang-orang yang diduga memperjual belikan jabatan .
“Kami berharap kepada walikota Ludi Oliansyah dan Wakil Walikota Hj. Bertha Pagar Alam, menempatkan dan mengisi jabatan dengan orang-orang yang mempunyai skill dan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Berdayakan putra-putri daerah,” tutup ya.
Novita (red)




















