Ragam  

Malam Ke-11 Safari Ramadhan, Bupati Daeng Manye Kunjungi Desa Kale Lantang, Siapkan ‘Balla Lammang’ Jadi Ikon Kuliner Takalar

TAKALAR, KilasNusantara.id – Safari Ramadan malam ke-11 yang digelar Sabtu (28/02/2026) menjadi momen istimewa bagi masyarakat pelosok Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir langsung bersilaturahmi bersama warga di Masjid Nurussalam, Dusun Jenemattallasa. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar serta tokoh masyarakat setempat. Kunjungan orang nomor satu di Takalar tersebut disambut haru dan penuh antusias oleh masyarakat.

Kepala Desa Kale Lantang, Syafaruddin Dg. Kulle, mengaku bangga dan terharu karena untuk pertama kalinya Masjid Nurussalam mendapat kunjungan langsung dari Bupati Takalar.
Ia juga mengapresiasi kinerja Daeng Manye yang dinilai mulai menunjukkan hasil nyata dalam satu tahun kepemimpinannya dan manfaatnya kini telah dirasakan langsung oleh warga desa.

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan menjalani Ramadan bersama masyarakat pada tahun kedua masa jabatannya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendedikasikan dan mewakafkan diri demi kesejahteraan masyarakat Takalar.

Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga wadah mempererat ukhuwah dan menyerap aspirasi masyarakat hingga ke pelosok desa.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan rencana pengembangan kuliner khas Desa Kale Lantang, yakni lammang. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong produk tradisional tersebut agar mampu menembus pasar yang lebih luas dan memiliki daya saing. Lammang dinilai memiliki potensi besar menjadi ikon kuliner daerah jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Takalar akan melakukan pembinaan UMKM, menyiapkan sentra produksi dan pemasaran, serta menghadirkan brand “Balla Lammang” sebagai identitas kuliner khas Takalar.
Konsep ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat citra daerah sebagai salah satu destinasi kuliner tradisional di Sulawesi Selatan.

Rangkaian Safari Ramadan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan shalat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat. Suasana kebersamaan terasa hangat, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dan warga yang hadir memenuhi masjid.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar juga menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya paket PKMK bagi bayi dan balita dengan gizi rendah, rekomendasi pengaktifan BPJS bagi warga kurang mampu, paket sembako, serta bantuan hibah sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurussalam.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Desa Kale Lantang.

(Jufri)