Ragam  

Klarafikasi Bak Sampah Diluncurkan, Sampah Masih Berserakan Disekitar Kantor Bupati Takalar

TAKALAR, KilasNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/01/2026) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai masih ditemukannya sampah berserakan di sejumlah titik di sekitar kawasan Kantor Bupati Takalar, meskipun sebelumnya telah dilakukan peluncuran sejumlah bak pembuangan sampah sebagai bagian dari upaya peningkatan kebersihan lingkungan.

Peluncuran bak sampah tersebut merupakan salah satu langkah awal pemerintah daerah dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Namun demikian, pemerintah menyadari bahwa penyediaan sarana saja belum sepenuhnya mampu menyelesaikan persoalan sampah yang telah lama menjadi tantangan bersama.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih ditemukan tumpukan sampah di beberapa titik, khususnya di pinggiran saluran irigasi dan area yang tidak jauh dari pusat pemerintahan daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan, meskipun fasilitas telah disediakan.

Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan bahwa kawasan Kantor Bupati seharusnya menjadi contoh dalam penerapan kebersihan dan penataan lingkungan. Oleh karena itu, keberadaan sampah di area tersebut bukan mencerminkan kelalaian institusi semata, melainkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama.

Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus, MM, Daeng Manye, sebelumnya telah menekankan bahwa keberhasilan program kebersihan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah daerah terus mengimbau agar seluruh elemen masyarakat turut bertanggung jawab dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Terkait pengelolaan teknis kebersihan, kewenangan berada pada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar, namun Rapiuddin Dg.Tiro, selaku Kabid Kebersihan juga mengakui bahwa Pemerintah daerah punya keterbatasan dalam hal ini sehingga ke depan akan diupayakan peningkatan sistem pengangkutan sampah yang lebih rutin, pengawasan lapangan yang berkelanjutan, serta edukasi dan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persepsi publik serta menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan di Kabupaten Takalar.

(Jufri Dg. Kulle)