ROKAN HULU – RIAU, Mulpulau.KilasNusantara.id
Minggu, 24/5/2026
PASIR PENGARAIAN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pengaraian terus menguatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satunya melalui program *peternakan ayam petelur* yang kini menjadi langkah nyata agar warga binaan tetap produktif selama menjalani masa pidana.
Program ini terekam dalam unggahan resmi Lapas Pasir Pengaraian di media sosial, 19 jam lalu. Dalam video terlihat seorang petugas Lapas bersama warga binaan memegang tray telur hasil ternak. Petugas juga menjelaskan tata cara beternak yang baik kepada warga binaan.
Program peternakan ayam petelur menjadi salah satu langkah nyata pembinaan warga binaan agar tetap produktif dan siap kembali ke tengah masyarakat,” tulis akun resmi Lapas Pasir Pengaraian.
Pembinaan kemandirian ini bukan sekadar mengisi waktu. Warga binaan diajarkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemeliharaan kandang, pemberian pakan, perawatan kesehatan ayam, hingga proses pemanenan telur.
Tujuannya jelas: membekali keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan saat warga binaan bebas nanti. Dengan begitu, mereka punya bekal usaha mandiri dan tidak kembali ke lingkaran tindak pidana.
Kalapas Pasir Pengaraian menyebut, program seperti peternakan ayam petelur adalah bentuk pembinaan yang humanis dan produktif. Warga binaan tidak hanya dibina secara mental dan spiritual, tapi juga dibekali kemampuan ekonomi.
“Harapannya, setelah bebas mereka bisa mandiri, punya penghasilan, dan diterima kembali di masyarakat. Ini bagian dari reintegrasi sosial yang kami jalankan,” ujarnya.
Kegiatan peternakan ini juga membantu kebutuhan internal Lapas. Telur hasil ternak bisa dimanfaatkan untuk konsumsi warga binaan, sehingga program berjalan efisien dan berkelanjutan.
(by.Mulpulau)
Mul.KilasNusantara.id


















