Wali Kota Lubuk Linggau Buka Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap

LUBUK LINGGAU, Kilasnusantara.Id,- Wali Kota Lubuk linggau, H.Rachmat Hidayat, yang dia membuka Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Seleksi Calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, Periode 2026–2031 di Cinema Hall, Lantai 5 Pemkot Lubuklinggau, Kamis (21/05/2026).

Berdasarkan pantauan awak media iGlobalNews. id, yang ketika itu dalam laporannya, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herdawan selaku Ketua Panitia Seleksi, dia menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berbasis kompetensi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ada pun yang menurutnya,  bahwa seleksi terbuka tersebut dilaksanakan dalam rangka pengisian jabatan Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap secara definitif, yang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Lubuklinggau.

Ia menjelaskan dasar hukum pelaksanaan seleksi mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Dewan Pengawas dan Direksi BUMD, serta Keputusan Wali Kota Lubuklinggau Nomor 4/KPTS/EKO/2026 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Periode 2026–2031.

“Tujuan uji kelayakan dan kepatutan ini untuk menjaring dan mengukur kompetensi, integritas, serta visi misi peserta sehingga nantinya terpilih figur pimpinan yang profesional, berdedikasi tinggi dan mampu memajukan PDAM Tirta Bukit Sulap,” ujarnya.

Lalu kemudian lagi, Herdawan menerangkan tahapan seleksi dimulai sejak 16 April 2026 melalui pengumuman dan pendaftaran yang dipublikasikan melalui media cetak, media online serta media milik Diskominfo.

Jika kita telusuri dan menyelusuri kilas balik lebih jauh lagi, yang selanjutnya pada tahap awal itu adalah dilakukan penerimaan berkas, seleksi administrasi, pengumuman hasil administrasi, tes psikologi, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah visi misi dan hingga rencana bisnis presentasi makalah dan pleno.

Menurut rekam jejak awak media, yang dari lima orang pendaftar, sebanyak tiga peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan mengikuti tahapan UKK pada hari ini, sementara dua peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Ia juga menyebutkan proses seleksi bekerja sama dengan akademisi dari Universitas Sriwijaya dan hasil akhir nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu ke Kementerian Dalam Negeri sebelum penetapan direktur terpilih.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Lubukliinggau, H. Rachmat Hidayat, dia menegaskan tantangan yang dihadapi Direktur PDAM ke depan sangat berat karena pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, Kota Lubuk linggau sebenarnya memiliki sumber air baku yang baik, seperti dari Sungai Kelingi, Sungai Kasiehan hingga rencana pengembangan sumber baru dari Sungai Geremeh di kawasan Waterpark.

Nah, namun demikian yang kendati kondisi PDAM saat ini dinilai belum mampu memenuhi harapan masyarakat. Dari sekitar 17 ribu pelanggan tercatat, hanya sekitar 3.600 pelanggan yang aktif.

“Harusnya dengan jumlah penduduk sekitar 247 ribu jiwa, pelanggan PDAM bisa mencapai 70 sampai 80 ribu pelanggan.

Tetapi masyarakat sudah kurang percaya dan lebih memilih membuat sumur bor karena potensi air di Lubuk Linggau cukup bagus,” ungkapnya.

Wali kota juga mengungkapkan, bahwa kondisi keuangan PDAM yang dinilai tidak sehat, bahkan mengalami kesulitan membayar gaji karyawan dan operasional perusahaan.

Maka melatarbelakangi rekam jejak tersebut, oleh karena itu, dirinya berharap direktur yang terpilih nantinya, dapat memiliki kemampuan manajerial yang lebih baik  lagi dari sebelumnya, agar terus berbenah diri pada manajemen untuk membenahi “Benang Kusut” pada kondisi internal perusahaan saat ini, yang sekaligus berusahalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal lagi dan lagi, yang saling menguntungkan semua pihak akan membawa barokah.

Ia menambahkan pula, bahwa Pemkot Lubuklinggau saat ini juga tengah membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan PDAM sebagai salah satu solusi percepatan perbaikan layanan air bersih.

“Siapa pun yang terpilih nanti harus mampu menjawab tantangan besar ini. Kita ingin PDAM benar-benar sehat dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, pungkasnya.

Laporan pemberitaan ini oleh Erwin, beliau menjabat KaBiro iGlobalNews.id dari Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara, yang dia melaporkan ke meja redaksi saat berita ini diterbitkan. (MZ).