Ragam  

Bupati Takalar Daeng Manye Bertemu Konjen RI di Guangzhou, Bahas Investasi hingga Peluang Sister City Dengan Guangdong

GUANGZHOU, CHINA KilasNusantara.id — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melanjutkan agenda kunjungan luar negerinya dengan bertemu Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Ben Perkasa, guna membahas potensi kerja sama antara Kabupaten Takalar di Sulawesi Selatan dan wilayah Tiongkok Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Ben Perkasa mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan Bupati Takalar bersama delegasi.

Saya mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Bupati Takalar, Pak Firdaus Daeng Manye. Kami membicarakan potensi hubungan antara Tiongkok Selatan, termasuk Provinsi Guangdong, dengan Kabupaten Takalar di Sulawesi Selatan,” ujarnya (17/04/2026).

Ia menambahkan, sejumlah peluang kerja sama telah didiskusikan, mulai dari sektor bisnis, investasi, hingga kemungkinan pembentukan kerja sama sister city antara daerah di Provinsi Guangdong dengan Kabupaten Takalar.

Sudah banyak kita diskusikan beberapa proyeksi kerja sama yang bisa dilakukan, termasuk kemungkinan sistem sister city. Ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pak Bupati bersama tim kami di KJRI, khususnya fungsi ekonomi,” jelasnya.

Ben Perkasa juga menyampaikan harapannya agar berbagai rencana dan program yang telah dibahas dapat segera direalisasikan.

Terima kasih Pak Bupati atas kunjungannya ke KJRI Guangzhou. Semoga rencana dan proyek yang dibicarakan bisa segera terwujud,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak KJRI Guangzhou.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Takalar bersama Liaison Officer (LO) Jenny Widjaya juga meninjau langsung salah satu pusat pameran terbesar di Guangzhou, Provinsi Guangdong.

Bupati Daeng Manye mengungkapkan, lokasi tersebut merupakan pusat pameran berskala internasional yang diikuti oleh berbagai investor dari berbagai negara.

Ini adalah salah satu pameran terbesar yang dilaksanakan oleh pemerintah China. Diikuti oleh berbagai investor dari berbagai negara, dengan berbagai sektor seperti robotik, kecerdasan buatan (AI), teknologi pertanian, perikanan, kesehatan, dan lainnya,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dirinya dijadwalkan menghadiri undangan dari pemerintah Provinsi Guangdong untuk mempresentasikan potensi Kabupaten Takalar.

Insya Allah, saya diundang untuk berbicara dan menyampaikan potensi Takalar sekaligus mengundang para investor untuk datang dan berinvestasi di Takalar,” ungkapnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membuka akses kerja sama internasional serta menarik minat investor asing untuk mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Takalar.

(Jufri)