PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Libur panjang pasca Lebaran membawa lonjakan signifikan kunjungan wisata ke kawasan Pantai Pangandaran. Sejak akhir pekan, ribuan wisatawan memadati area wisata, mendorong pemerintah daerah untuk turun langsung memastikan kelancaran situasi di lapangan.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, terlihat aktif memantau kondisi di area parkir PW Pangandaran. Mengenakan rompi khas bertuliskan “Pangandaran” dan dilengkapi radio komunikasi, ia tak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga turut membantu mengatur arus kendaraan.
Di tengah kepadatan, Citra memastikan sistem shuttle berjalan optimal guna mengantar wisatawan menuju Pantai Barat dan Pantai Timur. Kehadirannya di lapangan juga dimanfaatkan sejumlah pengunjung untuk berinteraksi, termasuk berfoto bersama.
Menurutnya, keterlibatan langsung ini merupakan bentuk dukungan terhadap petugas di lapangan yang bekerja di tengah tingginya tekanan selama masa libur panjang. Ia mengaku telah terjun sejak awal periode libur Lebaran.
“Saya ingin mendampingi teman-teman Dishub dan Satpol PP. Ini tugas yang tidak ringan, jadi perlu dukungan langsung,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Citra juga mengakui bahwa sistem pengelolaan parkir yang diterapkan saat ini masih dalam tahap penyesuaian. Sebagai kebijakan baru, respons masyarakat pun beragam, mulai dari apresiasi hingga kritik.
“Hal baru tentu ada pro dan kontra, itu hal yang wajar,” katanya.
Memasuki hari terakhir akhir pekan, arus kunjungan mulai berangsur menurun. Sejumlah wisatawan terlihat meninggalkan hotel dan kawasan parkir secara bertahap. Pemerintah daerah berharap kondisi lalu lintas tetap terkendali tanpa kemacetan parah.
Dari sisi ekonomi, lonjakan wisatawan berdampak positif terhadap pendapatan daerah. Pada Jumat (3/4), pemasukan tercatat sekitar Rp800 juta, sementara Sabtu (4/4) hampir mencapai Rp1 miliar. Untuk Minggu, diperkirakan hanya tersisa pergerakan arus balik wisatawan.
Meski demikian, evaluasi tetap menjadi perhatian, khususnya terkait fasilitas penunjang. Salah seorang wisatawan asal Bandung, Heri Ashari, menilai area parkir sudah memadai, namun jumlah shuttle masih perlu ditambah.
“Parkirnya luas dan tertata, tapi shuttle masih terbatas. Kemarin rombongan kami cukup banyak, jadi harus menunggu lama,” ungkapnya.
Terlepas dari itu, ia tetap mengapresiasi pelayanan petugas di lapangan yang dinilai ramah dan sigap dalam melayani wisatawan.
Sysfarras


















