SUBANG – kilasnusantara.id
Peredaran obat-obatan terlarang jenis Golongan G tanpa resep dokter di wilayah Ciasem kembali menjadi sorotan tajam. Meski sempat tutup saat dilakukan pemantauan oleh awak media beberapa waktu lalu, kini kios-kios haram tersebut terpantau kembali beroperasi secara terang-terangan.
Kebocoran Informasi dan Dugaan Keterlibatan “Pace”
Sebelumnya, sejumlah warung obat di wilayah tersebut sempat tutup mendadak saat tim media melakukan penyidikan di lapangan. Hal ini menimbulkan spekulasi kuat adanya kebocoran informasi sebelum petugas atau media tiba di lokasi.yang tempatnya di Jl.raua Ciasem no 37 Ciasem tengah kec.ciasem kabupaten Subang Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan bahwa bisnis ilegal ini diduga kuat dikendalikan oleh seorang sosok yang dikenal dengan panggilan “Pace”. Nama ini mencuat sebagai “Big Bos” di balik layar yang menjamin kelancaran operasional distribusi obat-obatan tersebut di wilayah Ciasem dan sekitarnya.
Keresahan Warga: Takut Picu Tawuran Pelajar
Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekhawatirannya yang mendalam. Menurutnya, konsumen dari warung tersebut mayoritas adalah kalangan remaja dan anak sekolah.
“Kami sangat resah. Warung itu buka lagi dan yang beli kebanyakan anak-anak sekolah. Kami takut setelah minum obat itu, mereka jadi berani dan malah memicu tawuran antar pelajar,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh awak media.
Warga menyayangkan betapa mudahnya akses anak di bawah umur untuk mendapatkan obat-obatan keras yang seharusnya hanya bisa ditebus dengan resep dokter.
APH Setempat Dipertanyakan, Media Akan Lapor ke Polda Jabar
Kembalinya operasional kios obat ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Sikap diamnya aparat di wilayah hukum tersebut seolah memberikan ruang bagi para pengedar untuk terus merusak generasi muda.
Menanggapi hal ini, tim media tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pemantauan ketat dan berencana melaporkan temuan ini langsung kepada:
Kapolres Subang
Satnarkoba Polres Subang
Polda Jawa Barat
“Ada apa dengan aparat setempat? Kenapa seolah-olah tutup mata? Kami akan pastikan laporan ini sampai ke tingkat Kapolda Jabar agar ada tindakan tegas dan bersih-bersih di wilayah Ciasem,” tegas perwakilan awak media.(saya Aseh jurnalis Nasional Melaporkan.)


















