Lumajang – Kilas Nusantara.id – Ketua PGRI Kabupaten Lumajang, Yuni Irwanto, menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lumajang sangat bergantung pada profesionalisme guru dan metode pembelajaran yang efektif.
Hal ini disampaikannya dalam seminar bertajuk “Meningkatkan Kualitas Pendidikan melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam” yang digelar di Gedung Guru Lumajang, Kamis (4/9/2025), yang diikuti ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Menurut Yuni Irwanto, pembelajaran mendalam bukan sekadar mengajarkan materi, tetapi membentuk kemampuan analisis, kreativitas, serta karakter siswa sejak dini.
“Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing anak-anak untuk memahami konsep, berpikir kritis, dan belajar mandiri. Dengan pendekatan ini, pembelajaran menjadi bermakna dan berdampak jangka panjang,” ujarnya.
Seminar menghadirkan sesi workshop dan praktik langsung yang membahas strategi pengajaran inovatif, metode pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi nilai budaya lokal dalam proses belajar. Para guru juga berbagi pengalaman sukses dalam mengatasi tantangan di kelas, sehingga tercipta jejaring profesional yang kuat antar pendidik di Lumajang.
Yuni Irwanto menekankan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam memiliki manfaat ganda. Selain meningkatkan penguasaan materi, metode ini juga menumbuhkan karakter positif, disiplin, rasa ingin tahu, dan kreativitas siswa. Anak-anak yang dibimbing dengan cara ini memiliki daya saing yang tinggi sekaligus tetap menghargai identitas budaya lokal.

Selain fokus pada metode pembelajaran, seminar ini memperkuat peran organisasi PGRI sebagai wadah pengembangan profesional guru. Kepemimpinan yang solid dan koordinasi antar anggota memungkinkan PGRI mendukung inovasi, membagikan praktik terbaik, dan memperluas dampak pendidikan berkualitas ke seluruh sekolah di kabupaten.
Peserta seminar menyambut positif kegiatan ini karena memberikan panduan konkret yang bisa diterapkan langsung di kelas. Beberapa guru menyatakan bahwa metode pembelajaran mendalam meningkatkan motivasi siswa, partisipasi aktif, dan rasa percaya diri mereka.
Yuni Irwanto menutup kegiatan dengan pesan optimistis: “Pendidikan yang bermutu lahir dari guru yang profesional dan berinovasi. Mari kita bersama menyiapkan generasi Lumajang yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan menghargai warisan budaya. Inilah fondasi untuk masa depan yang gemilang bagi anak-anak kita.” pungkasnya.
(Dhr)



















