Masyarakat Pagar Alam Mengeluh Karena Sulit Mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg

PAGARALAM SUMSEL, KilasNusantara.id — Sudah hampir satu tahun ini masyarakat Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan mengeluhkan dengan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di sejumlah warung warung pengecer.

Menurut keterangan salah satu warga Kecamatan Pagar Alam Utara, Kelurahan Pagar Alam Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang bernama Semi (48) mengatakan bahwa setiap hari sangat susah untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 Kg.

Semi memaparkan, di warung-warung pengecer yang selama ini menyediakan gas Elpiji 3 Kg sudah tidak ada lagi.

“Jika ada dipangkalan Agen gas, kami harus ngantri berjam -jam, sebab jika terlambat sedikit mengantri, gas elpiji ukuran 3Kg, sudah ludes habis di beli yang lebih dulu ikut mengantri,” terang Semi.

Dirinya selaku ibu rumah tangga dalam beberapa bulan ini, sangat kebingungan untuk mendapatkan sebuah gas 3Kg, apalagi seperti bulan puasa saat ini untuk keperluan memasak pada saat menjelang berbuka dan makan sahur sangat kami dibutuhkan.

Hari ini seperti yang kita ketahui Pemerintah Pagar Alam Kota Pagar Alam, mengadakan Operasi pasar gas ukuran 3 Kg bertempat di dua lokasi yaitu Alun-alun Selatan, Kecamatan Pagar Alam Selatan dan Alun -alun Utara depan taman Apung Kecamatan Pagar Alam Utara pada hari Minggu (16/03/2025/).

“Saya baru tau informasi ada Operasi Pasar gas dari Pemerintah, mau ikut mengantri siang tadi, namun gas yang disediakan Pemerintah sudah ludes habis dibeli yang lebih dulu mengantri akhirnya saya pulang dengan kembali membawa tabung gas yang kosong,” ujar Semi.

Selanjutnya, Semi mengatakan, untuk persediaan berbuka bersama keluarga akhirnya dirinya membeli sayur yang sudah masak untuk disantap bersama keluarga, untuk kesediaan buat makan saat berbuka puasa, untuk sahur kami harus mencari potongan kayu bekas sisa bangunan rumah atau puntung kayu yang sudah mati di sekitar perkebunan lahan kosong rumah kami untuk di pergunakan buat memasak nantinya.

Semi berharap kepada Pemerintah Kota Pagar Alam, dengan Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota yang baru saat ini. agar kelangkahan gas yang sudah hampir kurang lebih satu tahun ini, bisa benar benar teratasi oleh Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas terkait.

“Kami sangat berharap kepada Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota saat ini agar dapat menyelesaikan permasalahan kelangkaan gas elpiji ukuran 3Kg di Wilayah Kota Pagar Alam, untuk itu semoga kedepannya apa yang menjadi harapan kami Kepada Pemerintah agar gas ukuran 3Kg dapat kembali normal seperti biasanya,” pungkas Semi.

Di kesempatan yang lain,

Disisi lain Tim AKPERSI bersama media awak media mengkonfirmasi Kepala Dinas Disperindag melalui Kabid Perdagangan Andri melalui via WhatsApp pada sabtu siang (15/03/2025) terkait ada berapa agen Operasi Pasar Gas LPG 3Kg yang di sediakan Pemerintah.

Andri Kabid Perdagangan Desprindakop Mengatakan. Pemerintah Kota Pagar Alam (Pemkot) mengadakan Operasi Pasar Gas LPG ukuran 3Kg bersubsidi, hal ini dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. yang berlangsung di kawasan Alun-alun Selatan dan depan taman Apung Lapangan Merdeka Alun-alun Utara.

Menurut keterangan Andri ada 4 agen gas LPG 3Kg yang ikut dalam Operasi Pasar Gas LPG 3Kg, yaitu PT Beringin Sakti, Alam Indah Dempo, Trijaya Prima dan Surya Rasadha. Harga gas LPG 3Kg di dalam operasi pasar ini ditetapkan sebesar Rp23.000 per tabungnya, itu sesuai dengan keputusan Walikota Pagar Alam Nomor 17 Tahun 2025, tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG Tabung 3Kg yaitu sebesar Rp23.000/tabungnya.

Andri juga menjelaskan bahwa terkait dengan di adakannya Operasi Pasar Gas LPG ukuran 3Kg bersubsidi oleh Pemerintah Kota Pagar Alam, menghimbau kepada masyarakat yang ikut mengantri agar dapat membawa KTP karena untuk satu orang hanya bisa mendapatkan satu tabung gas melalui surat kami ke Pertamina untuk Operasi Pasar gas 3Kg cuman untuk hari ini saja untuk kedepannya belum tahu.

Bahtum BK Ketua DPC Akpersi (Asosiasi keluarga Pers Indonesia) Kota Alam Menanggapi adanya operasi pasar Gas Elpiji 3kg, belum maksimal. Seharusnya pihak pemerintah kota Pagar Alam tidak harus melibatkan masyarakat antrian pajang, seharusnya langsung razia ke Agen- Agen.

“Hasil temuan kami dilapangan ada bebepa Pangkalan mejual di atas harga het Rp.32.000 ada juga Rp.35.000 tapi pihak terkait sepertinya tutup mata,” jelas Bahtum.

(NOVITA)