Ragam  

KETUA GMBI DISTRIK KOTA BEKASI ABAH ZAKARIA Mengecam Keras Demo Pedagang

KOTA BEKASI, KilasNusantara.id — Keluhan dan ungkapan kekecewaan masyarakat dan para pedagang usaha kecil menengah/umkm yang berada di sekitaran stasiun kereta Bekasi jl.Ir.H.Juanda Kota Bekasi.

Suara kecaman yang bernada keras menyikapi perihal”tindakan penertiban PKL/pedagang kaki lima”.

Abah Zakaria yang biasa disapa Abah ini, mewakili suara masyarakat dan selaku ketua Distrik GMBI(Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia.

Dengan bernada tinggi dan kecaman terhadap pemerintah kota Bekasi,Beluau mengatakan”janganlah mengusir dan menertibkan para pedagang-pedagang tersebut!

Alasan berikutnya karena di sekitaran area stasiun tersebut adalah oara pedagang binan kami dan Abah Zakaria berujar kembali bahwansannya Program Presiden Prabowo adalah memprioritaskan para pedagang umkm atau pedagang kaki lima.

Juga mengkritisi”tidak adanya tindakan yang adil dari pemerintah rezim walikota Tri Adhianto terhadap para pedagang binaannya”, dengan alasan mereka itu semua memilih pasangan Tri Adhianto pada pilkada(pemilihan kepala daerah)tahun ini.

Kok malah seperti ini ya balasan dari Tri terhadap warga pedagang binaan Kami ini.

Kami merasa sangat kecewa terhadap rezim pemerintahan Tri Adhianto imi..kok tidak ada langkah penyelesaiannya apalagi akan memasuki hari raya iedul fitri 1446 Hijriah.

Abah mengecam kembali membiarkan pihak-pihak tertentu khususnya Dinas terkait PT KAI/Kereta Api Indonesia) dan Satpol Kota Bekasi mengusir dan menertibkan warga binaan kami pedagang umkm/pedagang kaki lima.

Kami mengecam terhadap pemkot kota Bekasi dan memohon kepala daerah Gubernur Kang Dedi Mulyadi agar memperhatikan kesejahteraan kami”orang-orang kecil”.

Karena Kami mendukung dan berempati terhadap seluruh program pemerintah pusat terutama program kesejahteraan rakyat khususnya para pedagang-pedagang binaan,apalagii ini sebentar lagi akan memasuki hari raya iedul fitri 1446 Hijriah.

“Mana hati-hati mereka ini semua dan kembalikan barang-barang mereka sudah 4 hari dari hari kamis tanggal 20- maret-2025 sampai saat ini,Kami dari GMBI”MENGECAM KERAS TERHADAP PEMERINTAH KOTA ATAS PERLAKUAN APARAT-APARAT TERSEBUT”,dan sampai saat ini belum dikembalikan kepada para peniliknya di kantor Satpol PP kota Bekasi,tapi sayang tidak adanya para Aparatur Satpol PP dikantor tersebut.

Jangan untuk pencapaian target keberhasilan program 100 hari kerjanya,rakyat kecil kembali menjadi korbannya kembali!!!

Abah Zakaria pun akan mengambil langkah untuk mengerahkan massa yang besar untuk menuntut persoalan ini,sambil mengakhiri wawancara dengan awak media Bekasi.

(Indri)