BOGOR – Kilasnusantara.id
Jagat media sosial dan grup percakapan WhatsApp kalangan jurnalis tengah memanas. Hal ini dipicu oleh pernyataan kontroversial seorang oknum wartawan yang dinilai merendahkan rekan seprofesinya, khususnya yang berasal dari wilayah Cianjur dan Bekasi.
Pernyataan yang dinilai arogan tersebut muncul di tengah percakapan grup yang dihuni oleh banyak jurnalis. Oknum tersebut dengan lantang menuliskan kalimat yang menyulut emosi publik pers.
“Untuk wartawan Cianjur balik aja sana ke Cianjur, dan orang Bekasi juga saya usir,” ujar oknum tersebut dalam potongan percakapan yang kini tersebar luas.
Sikap tidak terpuji ini sontak memancing reaksi keras. Para jurnalis dari tiga wilayah—Bogor, Bekasi, dan Cianjur—menyatakan kegeraman mereka. Tindakan tersebut dianggap tidak hanya melanggar etika berkomunikasi, tetapi juga mencederai semangat solidaritas sesama kuli tinta.
“Kami sangat menyayangkan ada oknum yang mengaku wartawan tapi bahasanya tidak mencerminkan intelektualitas jurnalis. Pernyataan mengusir rekan seprofesi berdasarkan domisili itu sangat rasis dan merendahkan,” ujar salah satu perwakilan jurnalis di Bogor, Kamis (23/4).
Hingga berita ini diturunkan, gelombang protes terus mengalir di berbagai grup jurnalis. Mereka mendesak oknum tersebut untuk segera melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh jurnalis di wilayah terkait. Jika tidak ada itikad baik, para jurnalis mempertimbangkan untuk membawa masalah ini ke ranah yang lebih serius demi menjaga muruah profesi.
Saya Aseh jurnalis Nasional Melaporkan.


















