PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, membuka Seminar Nasional bertema *“Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi”* yang digelar di Baronang Ballroom, Hotel Laut Biru Pangandaran, Senin (09/03/2026). Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong lahirnya guru-guru yang semakin berkualitas, inovatif, dan mampu menciptakan pembelajaran yang inspiratif bagi para siswa.
“Melalui seminar ini saya berharap para guru di Pangandaran semakin berkembang, memiliki gagasan baru dalam mengajar, serta mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi peserta didik,” ujar Citra.
Seminar nasional yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga itu diikuti ratusan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di wilayah Pangandaran.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam penguatan Kurikulum Nasional sekaligus meningkatkan kualitas dan kompetensi guru.
Menurutnya, seminar dilaksanakan dalam dua sesi dengan total peserta sekitar 1.700 orang. Pada sesi pertama diikuti 850 peserta dan sesi kedua dihadiri 850 peserta lainnya yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.
Seminar ini menghadirkan motivator internasional, Kang Sabihi Effendi, yang memberikan motivasi serta wawasan kepada para peserta mengenai pentingnya peran guru sebagai sosok inspiratif di lingkungan pendidikan.
Soleh menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para guru tidak hanya berperan sebagai pengajar yang menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mampu menjadi figur yang menginspirasi dan membentuk karakter siswa.
Selain itu, peningkatan kompetensi guru dinilai sangat penting untuk mendorong perubahan pola pikir siswa serta membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kreativitas dan karakter peserta didik.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung berbagai visi pembangunan pendidikan, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk cita-cita mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sysfarras


















