MBG Kedungwuluh Konsisten Lakukan Aksi Nyata Bersih-Bersih Lingkungan

PANGANDARAN, KilasNusantara.id  — Komitmen menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan terus ditunjukkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungwuluh dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya melalui kegiatan rutin bersih-bersih lingkungan dan dapur MBG yang dilaksanakan secara berkala, Sabtu (07/02/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari standar operasional dapur MBG Kedungwuluh, sekaligus wujud aksi nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, baik di area dapur maupun lingkungan sekitar.

Kepala SPPG Kedungwuluh, Resa Kurnia Nugraha, menegaskan bahwa kebersihan menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan program MBG.

“Kami berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas pelayanan pemenuhan gizi. Kebersihan lingkungan dan dapur adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama seluruh relawan dan petugas SPPG MBG Kedungwuluh dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

“Aksi ini adalah komitmen kolektif relawan SPPG MBG untuk menjaga kebersihan dapur, satuan pelayanan, serta wilayah kerja masing-masing,” lanjut Resa.

Hal senada disampaikan Tesa, yang menjelaskan bahwa kegiatan kebersihan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap minggu, mengingat pentingnya standar higienitas di dapur MBG.

“Kebersihan sangat krusial bagi dapur kami. Oleh karena itu, kegiatan bersih-bersih ini menjadi agenda rutin yang tidak pernah kami tinggalkan,” ungkapnya.

Adapun rangkaian kegiatan kebersihan yang dilakukan SPPG Kedungwuluh meliputi:

* Pembersihan dapur dan wadah makanan secara rutin, termasuk sanitasi menyeluruh yang biasanya dilakukan setiap akhir pekan.
* Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat, khususnya dalam pembersihan ompreng atau nampan stainless steel dari sisa makanan dan kotoran.
* Prosedur higienis dan sterilisasi, menggunakan air bersih dan sistem pencucian yang aman untuk menjamin kualitas makanan.
* Pengelolaan limbah dan pengawasan berkelanjutan, termasuk penerapan IPAL yang baik guna mencegah potensi pencemaran.
* Pembersihan lingkungan sekitar dan fasilitas penunjang, agar area pelayanan tetap nyaman dan sehat.

Melalui kegiatan ini, SPPG Kedungwuluh menegaskan komitmennya dalam menjaga standar tinggi kesehatan dan keamanan pangan sebagai bagian dari pelaksanaan Program MBG nasional.

“Kebersihan adalah kunci keberhasilan pelayanan gizi. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi tanggung jawab kami,” pungkas Resa.

Sysfarras