PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Menjelang pelaksanaan Kejuaraan Bola Voli tingkat SLTA se-Kabupaten Pangandaran, panitia pelaksana menggelar technical meeting sebagai langkah awal untuk menyatukan persepsi seluruh peserta.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (02/02/2026) bertempat di Saung Sagati Margacinta, Kecamatan Cijulang, dan dihadiri oleh perwakilan SMA, SMK, serta MA dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran.
Technical meeting tersebut menjadi forum penting dalam rangka memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta terkait regulasi pertandingan, sistem kompetisi, pembagian grup, jadwal pertandingan, hingga teknis pelaksanaan di lapangan.
Dengan adanya pertemuan ini, panitia berharap seluruh sekolah peserta memiliki pemahaman yang sama sehingga kejuaraan dapat berlangsung secara tertib, lancar, dan profesional.
Ketua Pelaksana Kejuaraan, Jujang Ramdani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan bola voli ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SLTA, dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.
Menurutnya, technical meeting memiliki peran strategis untuk meminimalkan potensi kesalahpahaman selama pertandingan berlangsung. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti dan memahami setiap poin yang telah disepakati bersama.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan semua peserta memahami aturan dan teknis pertandingan secara utuh. Dengan pemahaman yang sama, kami berharap kejuaraan dapat berjalan kondusif dan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial dari Kabupaten Pangandaran,” ungkap Jujang.
Sementara itu, Camat Parigi, Ruhandi, S.Ag., M.M., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta dan ofisial. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kejuaraan berlangsung.
Ruhandi mengingatkan bahwa dalam setiap pertandingan, kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang wajar. Namun, sikap sportif, kebersamaan, dan rasa saling menghormati harus tetap menjadi prioritas utama.
“Olahraga bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga tentang membangun karakter, kebersamaan, dan mental generasi muda. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang pembelajaran yang positif,” tuturnya.
Kejuaraan Bola Voli tingkat SLTA se-Kabupaten Pangandaran ini diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana Pangsokala Keluarga Mahasiswa Bumi Pangandaran Anggalarang.
Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 6 hingga 8 Februari 2026 dengan seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan Bola Voli Sugema, Desa Karangbenda.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, panitia berharap tidak hanya dapat meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga bola voli di kalangan pelajar, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar sekolah, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, serta memperkuat nilai persaudaraan di antara generasi muda Kabupaten Pangandaran.
Syafarras


















