BEKASI, KilasNusantara.id — Kepala Sub Garnisun (Kasubgar) Kota Bekasi, CPM Mayor Nuryadin menghadiri acara Isra Mi’raj dan Santunan Anak Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi, pada hari Jumat (30/01/2026).
Pada kesempatan tersebut Mayor Nuryadin mengucapkan terima kasih kepada PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) karena beliau telah diundang pada acara Isra Mi’raj dan Santunan Anak Yatim Piatu.
Kepala Sub Garnisun (Kasubgar) Kota Bekasi, mengajak insan pers untuk terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan serta mengedepankan etika konfirmasi dalam setiap pemberitaan, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu di tengah masyarakat.
Mayor Nuryadin mengapresiasi peran aktif wartawan dalam mensukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
“Marilah kita bersama sama saling menghormati satu sama lain dan tidak ada pelanggaran,” ujar Mayor saat awak media menanyakan apa makna dan inti dari peringatan isra mi’raj.
Tak lupa Mayor Nuryadin mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan kesalah pahaman antar instansi.
Selain itu juga, Mayor Nuryadin menyarankan kepada media agar dalam membuat berita, sebaiknya bertanya kepada narasumber terlebih dahulu , jangan sampai berita yang belum nyata dan jelas justru menimbulkan gesekan dengan aparat lain.
Mayor Nuryadin juga menekankan akan pentingnya prinsip “ngewongke” atau “memanusiakan” antarlembaga, baik antara kepolisian, TNI, maupun Sub Garnisun, guna menjaga hubungan kerja yang harmonis.
Selain menyampaikan pesan kepada insan pers, Mayor Nuryadin juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk terus menjaga toleransi antar umat manusia dan beragama.
Menurutnya, seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan yang menjadi pondasi penting dalam mencegah tindakan kriminal dan tawuran.
“Semua agama mengajarkan kebaikan. Mari kita saling merangkul, bergandengan dan saling menghormati. Jika akhlak dan iman di kedepankan, insyaallah Kota Bekasi akan jauh dari pelanggaran yang merugikan orang lain,” katanya.
Selanjutnya Mayor Nuryadin menegaskan komitmen Sub Garnisun Kota Bekasi untuk mendukung seluruh kegiatan keagamaan di wilayah tersebut, baik peringatan hari besar Islam maupun perayaan keagamaan lainnya seperti Natal dan Galungan.
Mayor CPM Nuryadin merupakan perwira TNI lulusan abituren Panorama 16 tahun 2008. Selain pendidikan militer, ia juga memiliki latar belakang akademik di bidang Sosial Politik dan Hukum, serta menyatakan kesiapan untuk melanjutkan studi ke jenjang S3.
“Doa adalah senjata yang mutakhir,” pungkasnya saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi, Jumat (30/1/2026).
(Indri)



















