SUMEDANG, KilasNusantara.id — 8 November 2025, Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam tim PM BEM Berdampak melaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Nilai Tambah Ikan Tawar melalui Kreasi Makanan Khas untuk Menunjang Wisata Jatigede di Saung Muda Demang, Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan program Mahasiswa Berdampak yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan potensi ekonomi lokal.
Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang merupakan warga dan juga anggota komunitas petani ikan lele, ikan nila dan kelompok wanita tani Desa Karangpakuan dengan tujuan meningkatkan kemampuan dalam mengolah hasil perikanan air tawar menjadi produk kuliner khas bernilai jual tinggi, sekaligus mendukung pengembangan sektor wisata di kawasan Jatigede.
Acara dihadiri dan dibuka secara resmi dengan diawali sambutan dari Kepala Desa Karangpakuan, Ketua Tim PM BEM berdampak Dr. Cucu Sukmana, M.Pd selaku dosen prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI, anggota tim Dela Amelia, M.Pd, Ismail Yusup MM, tim teknis PM BEM berdampak Muhamad Hadi Ali M. M.Pd, perwakilan dari dosen prodi pendidikan masyarakat Sodikin, Ph.D, perwakilan dari laboratorium pendidikan masyarakat Dr. Eko Sulistiono, M.Pd, Ketua KOMPEPAR BMD Asep Suhada NP, Drs., ketua BPD desa karangpakuan, perwakilan PKBM Al Insan Desa Cikeusi, perwakilan ketua komunitas UMKM desa karangpakuan.

Serta dibuka sekaligus oleh bapak Arif selaku perwakilan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang. Setelah kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan kegiatan pematerian dari para narasumber yang sudah berpengalaman, pematerian 1 disi oleh Ibu Erlin Rosiah, S.Pi, M.TrPi Penyuluh Perikanan Kabupaten Sumedang, yang menyampaikan materi tentang Peningkatan Nilai Tambah Ikan Air Tawar melalui Kreasi Makanan Khas.
Dilanjut dengan pematerian selanjutnya oleh Bapak Ismail Yusuf ST, MM, Dosen Pendidikan Kewirausahaan kampus Daerah Tasikmalaya UPI, dengan materi Manajemen Pengembangan produk Usaha.
Setelah sesi pemaparan materi, selanjutnya di lanjutkan dengan rencana tindak lanjut dari kegiatan pelatihan tersebut. peserta berkesempatan melakukan praktik langsung mengolah berbagai produk olahan ikan seperti nugget ikan nila, keripik ikan nila, kere ikan nila, dan ikan lele goreng.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, menunjukkan semangat belajar tinggi dan kerja sama yang baik antar kelompok.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, dilakukan pula penyerahan secara simbolis alat produksi kepada ketua kelompok pembudidayaan ikan Muda Demang Surono, S.Pd.I.
Kegiatan kemudian ditutup dengan dokumentasi dan makan bersama seluruh peserta, panitia, dan narasumber. Melalui penguatan pelatihan ini, mahasiswa berharap dapat mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan pendampingan bagi peserta pelatihan yaitu pendampingan pengemasan produk, pendampingan legalitas, pemasaran dan digitalisasi produk.
“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa UPI dalam mendukung pengembangan potensi wisata dan ekonomi lokal di Sumedang,” ujar Dr. Cucu Sukmana, M.Pd sebagai ketua tim PM BEM Berdampak.
Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Karangpakuan dapat terus mengembangkan inovasi olahan ikan tawar sebagai daya tarik kuliner sekaligus memperkuat sektor pariwisata di kawasan Jatigede.
(Red)


















