Ini Penjelasan Tim Pemenangan ZR Terkait Seorang Warga Mabuk Makan Gadung Saat Kampanye

PROBOLINGGO, Kilasnusantara.idBeredarnya kabar terkait beberapa warga mabuk/ keracunan setelah menkomsumsi kripik gadung di acara kampanye calon Bupati H. Zulmi Noor Hasani – H.Abd Rasit No.Urut 1 di desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo beberapa hari yang lalu membuat para relawan pasangan No.Urut 1 angkat bicara.

Dalam kampanye salah satu kandidat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 01 ZR. pada tanggal 01 Oktober 2024, yang bertempat di salah satu tim relawan pemenangan ZR Desa Tegalwatu.

Saat tim media mengkonfirmasi Muhammad mengatakan,” Saya telah mendatangi ibu Sutaji yang dianggap oleh para penulis di media online bahwasanya Ibu sutaji keracunan makan keripik gadung dan beliau mengatakan bahwa dirinya terlalu banyak makan sehingga efek terhadap penyakit darah tinggi yang dideritanya,” ungkapnya kepada media Kilasnusantara.id Kamis (3/10/24).

“Saya memastikan tidak akan keracunan karena keripik gadung adalah olahan dari produk kami sendiri dan ketika ada sesuatu yang terjadi saya siap bertanggung jawab membawa ke rumah sakit ataupun Puskesmas,” ujarnya.

Selanjutnya Muhammad menegaskan bahwa media yang menerbitkan berita tersebut tanpa klarifikasi, sehingga berita yang terbit adalah hoax, dan di pemberitaan tersebut banyak yang keracunan kenyataannya setelah didatangi satu persatu tidak ada yang mabuk atau keracunan keripik gadung.

Muhammad berharap kepada warga Desa Tegalwatu dan sekitarnya agar tidak percaya terhadap berita hoax yang telah beredar dan dirinya sebagai tim relawan pemenangan ZR di Desa Tegalwatu tetap merespon positif terkait pemberitaan yang beredar saat ini.

Tak lupa Muhammad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid, tertib demi tercipta keamanan dan ketertiban di tengah situasi pilkada serentak tahun 2024.

“Marilah kita jaga persatuan, dan tidak boleh mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar, berita hoaxs, dan diharapkan tidak ada unjuk rasa yang anarkis dengan tujuan memecah persatuan dan ketertiban masyarakat ditengah pesta demokrasi dalam Pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang Damai,” pungkasnya.

(Fijai)