Papan Nama Sudah Terpampang dan Pembangunan Proyek BKK Rabat Beton JUT Desa Rojopolo Sudah Mulai Dikerjakan

Oplus_131072

Lumajang – Kilas Nusantara.id – Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) berupa rabat beton di dusun Krajan Lor, RT 04 RW 01, desa Rojopolo, kecamatan Jatiroto, kabupaten Lumajang, resmi memasuki tahap pelaksanaan. Pekerjaan tahap awal ditandai dengan kedatangan material ke lokasi dan terpampangnya papan nama proyek sebagai pertanda pekerjaan konstruksi sudah dimulai, Sabtu (26/09/2026).

Pekerjaan ini menyasar ruas JUT yang menghubungkan area jaan desa dengan lahan pertanian warga di lingkungan RT 04 RW 01 Krajan Lor. Jenis kegiatan yang dilaksanakan adalah pembangunan jalan rabat beton, yang lazimnya digunakan untuk meningkatkan akses mobilisasi hasil panen dan sarana produksi pertanian. Pemasangan papan nama proyek di titik strategis menunjukkan bahwa kegiatan ini merupakan pekerjaan resmi yang tercatat dalam sistem pengadaan/pelaporan pembangunan desa, sekaligus memudahkan masyarakat memantau identitas kegiatan, sumber dana, dan target pekerjaan.

Pada tahap awal, aktivitas di lapangan difokuskan pada pengiriman dan penataan material utama (semen, pasir, split) di area kerja. Penyiapan jalur masuk material agar tidak mengganggu akses warga dan aktivitas pertanian. Koordinasi dengan perangkat RT/RW dan kelompok tani terkait titik bongkar dan keamanan material. Kehadiran material di lokasi menjadi indikator fisik bahwa pekerjaan telah bergerak dari tahap perencanaan ke pelaksanaan, sekaligus menandai dimulainya hitungan waktu pelaksanaan sesuai kontrak/ketentuan teknis.

Pembangunan rabat beton jalan usaha tani ini diharapkan memberi dampak langsung bagi produktivitas pertanian di Krajan Lor, antara lain, mempermudah angkutan hasil panen dari sawah/kebun ke jalan utama. Mengurangi kerusakan jalan tanah saat musim hujan sehingga akses tetap terjaga. Menekan biaya angkut dan waktu tempuh, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi usaha tani warga.

Dikatakan Herman, Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) saat dikonfirmasi awak media, bahwa pembangunan rabat beton JUT di Krajan Lor RT 04 RW 01, desa Rojopolo, mengakui bahwa pengerjaan sempat tersendat pada awal pelaksanaan. Hambatan utama berasal dari proses drop material yang terhambat akibat padatnya kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus) di lingkungan sekitar, sehingga mobilisasi material ke titik pekerjaan tidak dapat berjalan optimal.

“Kemarin memang sempat ada kendala di drop material karena kegiatannya barengan dengan acara Agustusan di beberapa wilayah, jadi akses dan fokus warga terbagi. Sekarang sudah lancar, dan kami mulai dengan cara mengimbal (mengirim) material ke tempat pekerjaan,” ujar perwakilan Timlak, Sabtu (26/09/2026).

Menurut Timlak, setelah rangkaian kegiatan Agustusan selesai, koordinasi dengan perangkat RT/RW dan warga kembali difokuskan pada kelancaran logistik proyek. Saat ini, pengiriman material ke lokasi sudah berjalan rutin sesuai kebutuhan harian, sehingga target progres fisik dapat dikejar tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.

Timlak juga meminta dukungan warga untuk menjaga jalur masuk material tetap terbuka, terutama saat jam-jam puncak pengiriman, agar proses pembongkaran dan penataan material tidak mengganggu aktivitas pertanian maupun lalu lintas warga. Dengan lancarnya suplai material ini, pekerjaan rabat beton diharapkan dapat terus berjalan hingga selesai sesuai rencana.
(Dhr/Tim)