Disorot LSM BIN Sumut, Kades Pertumbukan Dinilai Picu Kegaduhan Saat Audiensi KAMMI dengan PT Serdang Tengah

DELI SERDANG, Kilasnusantara.id — Sikap Kepala Desa Pertumbukan disorot tajam oleh Ketua DPD LSM Benteng Independen Nusantara (BIN) Sumut, Abdi Muharram Rambe. Ia menilai Kades tersebut tidak bersikap netral dan justru menjadi pemicu kericuhan dalam audiensi antara perwakilan KAMMI Sumut bersama warga dengan pihak manajemen PT Serdang Tengah.

Audiensi itu digelar di Kantor PT Serdang Tengah, Desa Pertumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Pertemuan merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang dilakukan KAMMI Sumut bersama masyarakat, untuk menyampaikan 4 poin tuntutan terkait operasional perusahaan.

Menurut AM Rambe, kericuhan yang sempat terjadi berawal dari sikap Kades Pertumbukan yang tidak menjalankan perannya sebagai pejabat pemerintah desa.

“Seharusnya Jadi Penengah, Malah Memojokkan Perusahaan”

AM Rambe menegaskan, Kades Pertumbukan tidak memahami tugas pokok dan fungsinya.

“Di lapangan saya lihat Kades ini justru memojokkan manajemen PT Serdang Tengah. Padahal seharusnya posisinya jadi penengah, bukan malah jadi corong pendemo,” katanya.

Ia juga menyoroti Kades yang ikut mempersoalkan sistem rekrutmen karyawan perusahaan.

“Rekrutmen itu ada SOP dan kewenangan penuh perusahaan. Meminta warga desa dipekerjakan itu wajar, tapi kalau kesannya intervensi itu keliru. Kades bukan agen tenaga kerja dan bukan juga ketua ormas,” tegas Rambe.

Seharusnya, lanjut dia, Kades duduk bersama Camat Galang dan manajemen untuk mencari solusi atas 4 tuntutan warga, yaitu soal truk overload, dugaan pelanggaran pemanfaatan air sungai, garis sempadan sungai, serta dampak ke petani di hilir.

“Faktanya Kades malah berkoalisi dengan pendemo. Sikap seperti ini memancing emosi dan hampir membuat audiensi gagal. Kesannya memang sengaja jadi provokator,” ujarnya.

Rambe menambahkan, tidak semua warga setuju dengan aksi demo tersebut.
“Ada banyak warga yang tidak mau ikut demo. Makanya Kades harusnya ada di tengah dan bersikap netral, jangan memihak,” ucapnya.

Desak Bupati Deli Serdang Panggil dan Bina Kades

Atas peristiwa itu, LSM BIN Sumut akan melayangkan surat resmi ke Bupati Deli Serdang.

“Kami minta Kades Pertumbukan segera dipanggil untuk pembinaan. Jika tidak bisa dibina, copot saja. Jangan sampai pejabat yang tidak paham tugas malah membuat kegaduhan di desanya sendiri,” kata Rambe.

Apresiasi untuk Pihak yang Bersikap Kondusif

Di sisi lain, Rambe mengapresiasi langkah manajemen PT Serdang Tengah yang diwakili Manager HRD Muhammad Asrul, S.T., M.M. dan Manajer Kebun Napoleon Situmorang yang bersedia berdialog dengan KAMMI dan warga.

Apresiasi juga diberikan kepada Camat Galang Dharma Bakti Harahap, S.Sos., Dinas Perhubungan, Kapolsek Galang AKP Doli Suryanto Silaban, S.H., M.H., serta Polres dan Polda Sumut yang mengawal jalannya aksi hingga audiensi berjalan kondusif.

4 Tuntutan KAMMI Sumut
Dalam audiensi tersebut, KAMMI Sumut yang diwakili Irham Sadani Rambe menyampaikan 4 tuntutan:
1. Penertiban angkutan truk overload
2. Evaluasi dugaan pelanggaran pemanfaatan air sungai, perizinan dan pajak daerah
3. Penindakan dugaan pelanggaran garis sempadan sungai, pembangunan waduk dan pengelolaan limbah
4. Penyelesaian dampak pembendungan air terhadap petani di hilir

Turut hadir: Manager HRD PT Serdang Tengah Muhammad Asrul, S.T., M.M., Manajer Kebun Napoleon Situmorang, Camat Galang Dharma Bakti Harahap, S.Sos., Sekretaris Dishub Deli Serdang Iskandar Sahyuti Siregar, S.Sos., M.Ap, Kapolsek Galang AKP Doli Suryanto Silaban, S.H., M.H., Kades Pertumbukan Zulhilfan Saragih, S.H.I, perwakilan KAMMI, masyarakat dan wartawan.

(Kongli S, S.Si., C.BJ., C.EJ., C.In) 31587-UPDM/Wda/DP/II/2026/02/09/68