Jalan Penghubung Tiga Desa Rusak Parah,Ketua APDESI Seluma Utara Minta Perhatian Bupati Teddy Rahman,

Kab Seluma,   Kilasnusantara.id – Kondisi jalan yang memprihatinkan di wilayah Desa Sinar Pagi,Kecamatan Seluma Utara,Kabupaten Seluma,Provinsi Bengkulu,kini menjadi sorotan utama masyarakat.Jalan yang berfungsi sebagai jalan penghubung tiga desa ini mengalami kerusakan yang cukup parah,ditandai dengan permukaan jalan yang berlubang penuh genangan air,dan berlumpur, terutama saat musim hujan Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan,tetapi juga sangat menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga dari tiga desa yang terhubung melalui jalur tersebut.

 

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Seluma Utara yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sinar Pagi,Riki Rikardo,dalam keterangannya kepada media pada Selasa (7/4/2026),menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kondisi jalan tersebut.

 

“Jalan ini merupakan jalan penghubung tiga desa,sehingga fungsinya sangat vital bagi masyarakat luas.Setiap hari,ratusan kendaraan roda dua dan roda empat melintas di sini untuk keperluan sehari-hari,mulai dari bekerja,sekolah,hingga mengangkut hasil tani.Namun, dengan kondisi jalan yang sekarang ada,semua aktivitas itu menjadi sangat terganggu,”ujar Riki Rikardo.

 

Menurut Riki,dampak dari kerusakan jalan ini sudah sangat terasa oleh warga.Biaya transportasi menjadi lebih mahal karena kendaraan harus ekstra hati-hati dan sering mengalami kerusakan mekanis.Selain itu,distribusi barang dan jasa menjadi terhambat,yang pada akhirnya membebani ekonomi masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan pedagang.Bahkan,akses untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan juga menjadi terbatas karena sulitnya pergerakan.

 

“Sebagai Ketua APDESI Kecamatan Seluma Utara dan juga Kades Sinar Pagi, saya melihat langsung kesulitan yang dialami warga.Kami sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan perbaikan secara swadaya dengan sumber daya yang ada di desa,namun upaya tersebut dinilai tidak cukup mengatasi masalah yang ada,terutama karena luasnya kerusakan dan beban lalu lintas yang cukup padat,”tambahnya.

 

Melihat kondisi yang semakin memburuk dan dampak yang ditimbulkan,Riki Rikardo mewakili organisasi APDESI dan warga masyarakat menyampaikan permohonan yang tulus agar Pemerintah Kabupaten Seluma, di bawah kepemimpinan Bupati Teddy Rahman,dapat segera melihat dan merespons kondisi ini dengan baik.

 

Ia berharap agar dinas terkait,khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma,dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan selanjutnya melakukan perbaikan yang menyeluruh dan permanen.

 

“Kami memohon dengan sangat agar jalan penghubung tiga desa ini bisa segera diperbaiki. Kami percaya dengan kepedulian Bapak Bupati Teddy Rahman,masalah ini bisa segera menemukan solusi yang baik demi kesejahteraan masyarakat.Perbaikan jalan ini sangat kami harapkan agar mobilitas dan ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan lancar seperti sedia kala,” pinta Riki dengan penuh harap.

 

Sementara itu,warga setempat juga menyuarakan harapan yang sama.Mereka berharap permintaan ini dapat didengar dan direspon dengan program perbaikan jalan yang nyata dan segera,demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat luas.

 

Hingga berita ini diturunkan,belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Seluma terkait permohonan perbaikan jalan tersebut.Namun, warga dan pihak desa tetap berharap keluhan mereka didengar dan ditindaklanjuti secepat mungkin demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

 

Pewarta : Sulaidi.S.Red Kaperwil Provinsi Bengkulu,

Penulis: Sulaidi.S.Editor: Red Kaperwil Provinsi Bengkulu,