Lumajang – Kilas Nusantara.id – Polsek Kunir menggelar rapat koordinasi pengamanan kegiatan checksound, gladi bersih, dan Sukosari Carnival dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Mapolsek Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Kapolsek Kunir Iptu Muljoko, S.H., memimpin langsung rapat yang dihadiri Kepala Desa Sukosari Iswanto, Babinsa Sertu Haris, Bhabinkamtibmas Bripda Jurjis, ketua panitia beserta perwakilan anggota, perwakilan 19 peserta Sukosari Carnival, serta Linmas.
Rakor digelar untuk menyamakan persepsi terkait teknis pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan kesiapan pengamanan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam rapat tersebut, Kapolsek Kunir Iptu Muljoko menekankan pentingnya kepatuhan seluruh peserta terhadap ketentuan yang telah disepakati, termasuk aturan dalam pelaksanaan checksound dan karnaval.
“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait teknis pelaksanaan kegiatan dan pengamanannya. Kami berharap seluruh peserta mematuhi ketentuan yang sudah disepakati bersama,” ujar Iptu Muljoko.
Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan checksound maupun karnaval memperhatikan ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Kabupaten Lumajang dan provinsi, khususnya terkait kesopanan dalam penyajian penampilan, komunikasi, serta tindakan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, hasil rakor tersebut menjadi kesepakatan teknis terakhir yang harus dipatuhi seluruh peserta carnival. Hasil pembahasan akan dituangkan dalam berita acara dan notulen rapat sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.
“Kesepakatan dalam rakor ini harus dipatuhi masing-masing peserta. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan terkendali,” katanya.
Selain membahas tata tertib peserta, rapat juga membahas pengaturan arus lalu lintas serta penempatan personel pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Kunir meminta panitia segera memasang rambu-rambu petunjuk arah pengalihan jalan agar masyarakat dapat mengetahui jalur yang harus dilalui selama penutupan jalan.
Pengamanan nantinya dibagi berdasarkan jenis kegiatan. Saat checksound, personel akan berkonsentrasi pada lokasi yang terdapat penampilan dancer dan kegiatan hiburan lainnya.
Sementara saat Sukosari Carnival berlangsung, personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, meliputi lokasi start, simpang tiga jalur terluar, area penonton, dan finish.
Adapun simpang tiga bagian dalam akan didukung pengamanan dari Linmas atau SKD Desa Sukosari.
“Untuk pengamanan, personel akan kami tempatkan di titik-titik yang dianggap rawan dan membutuhkan kehadiran petugas. Kami juga berkoordinasi dengan panitia serta unsur terkait untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai rencana,” jelas Iptu Muljoko.

Ketua panitia Saiful menyampaikan sejumlah hasil pembahasan teknis dalam rapat koordinasi. Di antaranya, pengelolaan tiket masuk dan parkir penonton saat checksound dilakukan melalui satu pintu oleh panitia desa dengan bantuan Linmas atau SKD Desa Sukosari.
Untuk pelaksanaan karnaval, disepakati terdapat 11 zona penampilan. Peserta diberikan kesempatan tampil di setiap zona sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Penilaian juri atraksi akan dilakukan di tiga titik, yakni lokasi start, depan rumah Ketua Panitia Saiful, dan Balai Desa Sukosari.
Panitia juga menyepakati bahwa saat checksound berlangsung, sound system harus sudah dimatikan pada pukul 23.00 WIB. Penataan sound peserta dilakukan sesuai urutan nomor undian.
Sementara untuk kegiatan penutupan jalan, dijadwalkan dimulai pada Selasa (15/9/2026) pukul 14.00 WIB hingga seluruh rangkaian Sukosari Carnival selesai.
Rapat juga membahas waktu makan peserta karnaval yang disepakati pukul 19.00 WIB dengan tambahan waktu 30 menit. Seluruh peserta diwajibkan mematikan sound system saat azan berkumandang dan selama pelaksanaan ibadah shalat fardhu.
Kepala Desa Sukosari Iswanto mengajak seluruh peserta dan panitia mematuhi hasil rapat koordinasi serta surat edaran yang telah disampaikan.
Ia berharap seluruh ketentuan dapat dijalankan bersama demi suksesnya kegiatan Sukosari Carnival, sehingga berlangsung aman dan terkendali.
“Kami berharap apa yang sudah disampaikan dalam rapat ini dapat dipatuhi bersama. Hasil kesepakatan terakhir harus menjadi pedoman seluruh peserta demi kelancaran kegiatan,” ujar Iswanto.
Kapolsek Kunir menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan panitia, pemerintah desa, serta unsur terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila terdapat perkembangan situasi, segera koordinasikan dengan petugas agar dapat ditangani sesuai prosedur,” katanya.
Polsek Kunir memastikan pemantauan serta pengamanan akan dilakukan secara terbuka maupun tertutup sesuai kebutuhan, dengan mengedepankan koordinasi dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Dhr)




















