Bandung || Kilasnusantara.id – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Margahayu melaksanakan kegiatan Operasi Premanisme Gabungan dalam rangka Ops Pekat Lodaya 2026 pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai, di wilayah hukum Polsek Margahayu.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Margahayu AKP Hasbi Ask Sidiqie yang diwakili oleh Kanit Lantas Iptu Sumantri selaku Perwira Pengawas (Pawas), bersama dua personel Polsek Margahayu.
Operasi difokuskan pada patroli di jalur protokol perbatasan Kota Bandung serta lokasi-lokasi yang dianggap rawan aksi premanisme. Personel melakukan pemantauan dan pendekatan humanis kepada masyarakat guna mencegah praktik pungutan liar maupun tindakan yang meresahkan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pembinaan terhadap satu orang yang berada di kawasan Perempatan Sekeloa (depan Bina Bakti). Yang bersangkutan diberikan imbauan serta peringatan agar tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada tindakan premanisme dan mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Margahayu menegaskan bahwa Operasi Pekat Lodaya 2026 merupakan langkah konkret kepolisian dalam menekan penyakit masyarakat serta menciptakan rasa aman bagi warga.
“Kami hadir untuk memastikan wilayah Margahayu bebas dari aksi premanisme. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Secara umum, situasi kamtibmas selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Margahayu berkomitmen mendukung penuh Polresta Bandung Presisi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


















