KADIN Lumajang Menggelar GATHERING dan Buka Puasa Bersama untuk Mempererat Tali Silaturahmi

Oplus_131072

LUMAJANG – Kilas Nusantara.id – Dalam kesempatan ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang menggelar GATHERING dan Buka Puasa Bersama pengurus Kadin se-Kabupaten Lumajang di Hall Narawita Agung, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan ini menjadi ajang memperkuat silaturahmi sekaligus membahas kondisi dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lumajang, Agus Setiawan atau yang kerap disapa Samco mengatakan konflik geopolitik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat berpotensi berdampak pada sektor usaha, termasuk di daerah.

Menurutnya, situasi global tersebut dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, mulai dari harga energi hingga rantai pasok yang berdampak pada pelaku usaha di daerah khususnya Lumajang.

“Dengan adanya perang antara Iran, Israel dan Amerika Serikat, tentunya secara tidak langsung akan mempengaruhi dunia usaha kita,” ujar Agus Setiawan.

Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto juga telah menyinggung pentingnya efisiensi energi dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu.

“Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, saat ini mulai dilakukan efisiensi energi, dan ini menjadi perhatian bagi dunia usaha agar bisa beradaptasi dengan kondisi ekonomi global,”  terangnya.

Oplus_131072

Agus Setiawan berharap dampak dari situasi geopolitik tersebut tidak sampai dirasakan secara signifikan oleh pelaku usaha di Kabupaten Lumajang. Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas usaha agar tidak sampai berdampak pada tenaga kerja.

“Setidaknya jangan sampai kondisi ini berdampak ke Kabupaten Lumajang hingga membuat pelaku usaha harus memberhentikan karyawan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan gathering dan buka puasa bersama ini, Kadin Lumajang juga berharap dapat memperkuat komunikasi antar pelaku usaha serta mencari solusi bersama untuk menjaga keberlangsungan dunia usaha di tengah tantangan ekonomi global.

(Dhr)