Lumajang – Kilas Nusantara.id – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Desa Klampokarum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang menggelar pawai karnaval yang berlangsung meriah dan disambut dengan antusias oleh masyarakat yang penuh semangat nasionalisme.
Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB, dengan rute menempuh jarak sekitar 2 km dan start di mulai dari Dusun Darungan hingga finis di Balai Desa Klampokarum, sepanjang jalan warga tampak antusias menyambut dan menyaksikan jalannya pawai karnaval Sabtu (4/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimca yaitu Sekcam Tekung, Polsek Tekung beserta Babinkantibmas, Danramil Tekung beserta Babinsa, Kepala Desa Klampokarum, Staf Desa dan seluruh jajaran panitia, kehadiran para tokoh masyarakat menambah semarak suasana dan sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang menjadi simbol persatuan dan pelestarian budaya lokal.
Sebanyak 13 kelompok peserta turut ambil bagian, terdiri dari anak-anak PAUD, siswa SD, MI, MTs, hingga masyarakat umum. Masing-masing menampilkan kostum tematik, dekorasi unik, dan atraksi budaya yang mencerminkan semangat kemerdekaan serta kekayaan tradisi daerah.
Berbagai tarian daerah ditampilkan dengan penuh semangat oleh para peserta, menjadi hiburan sekaligus edukasi budaya bagi warga. Penampilan yang energik dan penuh warna berhasil menghidupkan suasana sepanjang rute karnaval.
Dalam sambutannya Kepala Desa Klampokarum Sutoyo menyampaikan, rasa bangga atas partisipasi seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan akan tetapi untuk menjalin silaturahmi dan juga bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

“Karnaval ini adalah wujud semangat gotong royong dan kebersamaan warga Klampokarum. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan, menjadi agenda tahunan yang memperkuat rasa nasionalisme dan mempererat tali silaturahmi antar warga,” ujar Sutoyo.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif dari anak-anak hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Terimakasih atas partisipasi masyarakat dalam memeriahkan acara karnaval di Klampokarum sehingga bisa terlaksana dengan sukses dan meriah, mudah-mudahan di tahun depan kita bisa melaksanakan kegiatan ini lebih meriah lagi,” pungkasnya.
Karnaval HUT RI ke-80 di Desa Klampokarum bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan membangun solidaritas antar generasi. Semangat kemerdekaan yang terpancar dari setiap peserta menjadi bukti bahwa nilai-nilai perjuangan masih hidup dan relevan hingga kini.
(Dhr)


















