ROKAN HULU – RIAU. Mul.KliasNusantara.id
Masyarakat Desa Lubuk Napal bersama Badan Permusyawaratan Desa dampingi Petugas Dinas Lingkungan Hidup Rokan Hulu dalam pemantauan dan pengambilan simpel limbah yang telah mencemari Sungai Titian Urek, dimana selama ini sungai Titian Urek tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu sumber kehidupan masyarakat baik untuk bertani, berkebun serta hasil perikanan dan lain-lainnya, yang biasa dapat di manfaatkan masyarakat, tapi kini telah tercemar oleh limbah yang di Duga dari pembuangan Limbah Perusahaan yang Beroperasi di Rambah Samo.
Dengan adanya keresahan masyarakat yang selama ini dikeluhkan dan disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu atas tidak dapat lagi mempergunakan sumber air dari sungai Titian Urek Desa Lubuk Napal yang telah rusak dari jernih menjadi hitam pekat dan berbau menyengat hingga berbusa masyarakat merasakan berbagai dampak kerugian dari pencemaran limbah perusahaan yang beroperasi tersebut terhadap Sungai Titian Urek masyarakat, menangapi laporan masyarakat yang disampaikan langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa Lubuk Napal kedinas DLHK Kabupaten Rokan Hulu Petugas Dinas Lingkungan Hidup Rohul pada hari Rabu siang tanggal 15 Oktober 2025 turun langsung melaksanakan pemantauan dan pengambilan Simpel limbah yang telah mencemari Sungai Titian Urek di Desa Lubuk Napal untuk dibawa kedinas DLHK sebanyak dua (2) deregen ukuran 5 liter, Air Limbah untuk diperiksa.
Sementara masyarakat juga membawa pulang dua derigen bukti limbah yang telah mencemari sungai Titian Urek sebagai bukti untuk laporan dan dipergunakan saat diperlukan.
Masyarakat dan BPD menghawatirkan dampak – dampak dari pencemaran limbah sawit seperti pada perkebunan masyarakat meliputi pencemaran air dan tanah, yang menyebabkan penurunan kualitas air, kematian ikan, dan kerusakan tanah pertanian, sehingga menurunkan hasil panen. Selain itu, limbah sawit juga menyebabkan hilangnya habitat dan keanekaragaman hayati serta mengancam mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam.

Masyarakat berharap pada Pemerintah dan Dinas terkait serta Pada Perusahaan untuk dapat Mencarikan solusi dan menindaklanjuti permasalahan atas Limbah yang telah mencemari Sungai Titian Urek yang selama ini sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat. (Mulpulau)
Mul.KilasNusantara.id


















