Ragam  

Pembinaan Pramuka: Pelatihan Pionering dan Kepribadian oleh Instruktur Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ciwaringin

KAB. CIREBON, KilasNusantara.id — Sebanyak 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung dalam Gugus Depan Pramuka Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon mengikuti kegiatan Pembinaan Pramuka dengan fokus pada Pelatihan Pionering dan Pembentukan Kepribadian. Kegiatan yang digelar di lingkungan lapas ini menghadirkan instruktur profesional dari Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Ciwaringin, 26 September 2025.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan karakter bagi narapidana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan praktis sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, jiwa bela negara, dan kepemimpinan melalui metode kepramukaan.

Dalam kegiatan tersebut, para WBP dilatih keterampilan pionering, yaitu seni merangkai tongkat dan tali untuk membuat berbagai konstruksi, seperti gapura, menara, dan jembatan. Selain melatih ketangkasan dan kreativitas,

kegiatan ini juga mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan pentingnya bekerja sama dalam tim.

Selain pelatihan keterampilan, instruktur dari Kwarran Ciwaringin juga memberikan materi pembentukan kepribadian yang berfokus pada penguatan mental, disiplin, dan rasa cinta tanah air sebagai wujud bela negara.

Plt. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, S. Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Kwarran Ciwaringin.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan investasi untuk membentuk karakter WBP agar memiliki bekal keterampilan dan mental yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. Nilai-nilai Pramuka seperti Dasa Darma sangat sejalan dengan tujuan pembinaan di Lapas,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Instruktur dari Kwarran Ciwaringin, Kak Ansor, menegaskan komitmennya untuk mendukung program pembinaan ini.

“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Melalui Pramuka, kami berharap dapat menyalurkan energi positif dan membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.”

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wahana efektif bagi WBP untuk mengembangkan diri, memupuk rasa percaya diri, dan mempersiapkan diri untuk reintegrasi yang lebih baik ke dalam masyarakat.

Program pembinaan berkelanjutan seperti ini menjadi bukti komitmen Lapas Narkotika Cirebon tidak hanya dalam hal pengamanan, tetapi juga dalam pembinaan karakter warga binaannya.

Redaksi

Sumber : Humas Lapas Narkotika Cirebon