Daerah  

Mendaftarkan Anak Jalur Domisili Tahun Ajaran Baru Tidak Diterima Puluhan Orang Tua Siswa Geruduk Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu,

Bengkulu,  KilasNusantara.id —  Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu diserbu diduga sekitar 40 orang tua murid yang anaknya belum terdaftar di SMA.Mereka mendatangi kantor dinas untuk mempertanyakan kejelasan kelanjutan status pendidikan anaknya yang telah mendaftar sesuai aturan yang ada tahun ajaran baru 2025.

 

Menurut orang tua murid,anak-anak mereka telah mendaftar di beberapa SMA di Kota Bengkulu, namun tidak diterima.diduga Petugas panitia SPMB di Dikbud Provinsi Bengkulu menjelaskan bahwa semua SMA di Kota Bengkulu sudah penuh dan menyarankan mereka untuk mendaftar di SMA lain yang lebih jauh dari tempat tinggalnya.

 

Samian,salah satu orang tua murid, mengungkapkan bahwa anaknya telah berulang kali mendaftar di beberapa SMA,seperti SMA 3 dan 4 Kota Bengkulu,namun anaknya tidak diterima.”Anak saya sudah beberapa kali mendaftar di SMA 3 dan 4 Kota Bengkulu,tapi tidak diterima.Saya tidak mengerti,apa penyebabnya?Apakah karena aturan yang baru ini terlalu sulit sedangkan tempat tinggal lebih dekat dengan SMA 3 dan SMA 4 pun tidak terlalu jauh anak saya lulusan dari SMP 6 Kompi?”ungkap Samian dengan penuh kekecewaan.

 

Samian pun tercetus mempertanyakan sistem prosedur penerimaan siswa baru dan apakah kekacauan ini disebabkan oleh pihak sekolah atau prosedur yang ada.”Dengan aturan yang berlaku dalam penerimaan PPDB yang dirubah dengan aturan yang baru ini lebih menyulitkan anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat SMA sederajat,”tambahnya.

 

Seorang ibu yang juga anaknya tidak diterima di SMAN 3 Pagar Dewa,yang letaknya dekat dengan tempat tinggalnya,menjelaskan bahwa ia diminta diduga oleh pihak panitia untuk mendaftarkan anak ke SMA yang lokasinya sangat jauh dari tempat tinggalnya.

 

Beberapa orang tua yang merasa kecewa karena anaknya tidak diterima menyatakan agar kiranya pihak Dinas Pendidikan dapat melakukan evaluasi terhadap sistem penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025.Mereka berharap agar proses penerimaan siswa baru dapat lebih adil dan transparan.

 

Namun,orang tua murid masih menunggu jawaban yang pasti dari pihak dinas pendidikan.Mereka berharap agar anak-anak mereka dapat diterima di SMA yang mereka inginkan.

 

Lebih lanjut Tim Awak Media mencoba untuk konfirmasi terkait polemik sistem penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025 yang terjadi kepada Rainer sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, melalui via pesan WhatsApp.Rainer memberikan jawaban bahwa “Waalaikumsalam,untuk siswa yang belum dapat sekolah,silakan datang ke Dikbud Prov untuk menemui panitia SPMB di ruangan bidang SMA.”

Pewarta : Sulaidi.S.&.Tim.

Editor Korwil Bengkulu,

Penulis: Sulaidi.S.&.Tim Editor: Red Korwil Provinsi Bengkulu,