PARIGI, KilasNusantara.id — Komitmen untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga kembali ditegaskan oleh para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Cibenda. Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Cibenda, Kamis (16/04/2026), puluhan kader mengikuti kegiatan orientasi, evaluasi, dan pembinaan yang berlangsung dengan penuh semangat kolaboratif.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan langkah sekaligus memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan peran mereka sebagai garda terdepan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Hadir dalam kesempatan itu, Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Parigi, Iwan Rismana, yang memberikan arahan menyeluruh terkait perkembangan program serta tantangan yang dihadapi kader di lapangan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa peran kader TPK tidak sekadar administratif, melainkan menyentuh langsung aspek kehidupan keluarga.
“Evaluasi ini bukan hanya soal angka dan laporan. Lebih dari itu, kita memastikan bahwa setiap keluarga yang didampingi benar-benar mendapatkan edukasi yang tepat dan intervensi yang sesuai. Tidak boleh ada keluarga berisiko yang terlewat dari perhatian kita,” tegasnya.
Menurutnya, kader TPK memiliki peran vital sebagai ujung tombak dalam implementasi program pembangunan keluarga. Mereka secara aktif menjangkau berbagai kelompok sasaran, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga keluarga dengan balita yang rentan terhadap masalah gizi.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah agenda utama menjadi fokus pembahasan. Evaluasi kinerja menjadi bagian penting untuk mengukur efektivitas pelaporan berbasis aplikasi sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang kerap dihadapi di lapangan. Selain itu, pembinaan teknis juga diberikan guna memperbarui wawasan kader terkait pola asuh anak dan penerapan gizi seimbang dalam keluarga.
Tak kalah penting, aspek penguatan motivasi turut ditekankan. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga semangat kerja kader agar tetap solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat namun tetap produktif. Para kader tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi aktif, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan pendampingan di tingkat RT dan RW. Interaksi yang terjalin mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjalankan misi sosial yang diemban.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dalam metode pendampingan keluarga yang lebih efektif dan berkelanjutan. Desa Cibenda pun diharapkan mampu terus menjadi contoh dalam upaya mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan bebas dari stunting.
Dengan sinergi yang semakin kuat, para kader TPK optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa tersebut.
(Sysfarras)


















