Kota Cirebon,KilasNusantara.Id,- Pengukuhan pengurus FKUB kota Cirebon di gelar pada hari kamis 6 februari 2025 yang bertempat di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon , Jl. Siliwangi No. 84 Kejaksan Kota Cirebon.
Dalam kegiatan acara pengukuhan FKUB kota Cirebon di hadiri segenap unsur Forkopinda,PJ Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi,PJ Sekda kota cirebon dan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, serta perwakilan dari berbagai organisasi sosial keagamaan.
Pj Wali Kota Cirebon, H. Agus Mulyadi, secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cirebon periode 2025-2029
Pj Wali Kota mengungkapkan rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan oleh pengurus FKUB periode sebelumnya. Dalam sambutannya, Pj Wali Kota menyampaikan, bahwa meskipun Kota Cirebon memiliki keragaman agama yang tinggi, namun kondusivitas dan kerukunan antar umat beragama tetap terjaga dengan baik.
Alhamdulillah, kita sudah melewati banyak hal. Berkat upaya bersama, kita mampu menjaga, mengharmonisasi, dan merajut kerukunan antar umat beragama serta seagama. Tentu saja, kita harus terus mendorong agar kerukunan ini tetap terjaga, mengingat tantangan ke depan akan semakin besar,-” ujarnya
Dalam sambutannya, PJ Walikota Drs H Agus Mulyadi MSi, menekankan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan toleransi antarumat beragama di kota cirebon.
FKUB yang menaungi para tokoh agama dari berbagai kepercayaan, memiliki peran sangat penting dalam mencegah konflik serta mempromosikan dialog antarumat beragama,- “katanya
Lanjut PJ Walikota H.Agus Mulyadi, juga berharap pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan kreativitas, serta mampu mengawal Kota Cirebon agar tetap dalam keadaan aman dan harmonis. Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus FKUB periode 2025-2029 atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan,-“Ujarnya
Lebih lanjut, Pj Wali Kota menyampaikan pentingnya terus meningkatkan komunikasi dan kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik antara FKUB dan Forkopimda serta organisasi keagamaan lainnya.
Kami berharap, kolaborasi yang baik ini terus diperkuat. Semua pihak harus berperan aktif dalam menjaga kerukunan.
Dengan kerja sama yang solid, insya Allah Kota Cirebon akan terus menjadi contoh kota dengan tingkat toleransi yang sangat baik,-” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung segala upaya yang dilakukan FKUB dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai. Ia berharap, dengan adanya pengurus FKUB yang baru, kerukunan antar umat beragama dan seagama di Kota Cirebon bisa lebih ditingkatkan lagi.
Dengan komunikasi yang baik dan kerjasama yang erat, saya yakin kita dapat menjaga keharmonisan yang telah terbentuk selama ini,- “pungkasnya
Ketua FKUB Kota Cirebon, Abdul Hamid, dalam pidatonya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemkot, TNI, dan Polri atas sinergi yang telah terjalin selama ini dalam menciptakan kerukunan umat beragama.
Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang sudah terjalin dengan baik antara FKUB, Pemerintah Kota Cirebon, serta TNI dan Polri. Kerukunan umat beragama di Kota Cirebon sudah berjalan dengan sangat baik, namun kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar kami dapat menjalankan amanah yang diberikan kepada kami dengan sebaik-baiknya,-” ucap Abdul Hamid.
Ketua FKUB kota cirebon, Abdul Hamid dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa dikukuhkannya pengurus secara resmi, FKUB dapat semakin kuat dalam menjalankan tugasnya.
diKepengurusan FKUB periode ini berprinsip kolektif kolegial, di mana keputusan dan tanggung jawab kepemimpinan dijalankan secara bersama-sama,tambah Abdul Hamid, Ia juga menyampaikan bahwa FKUB siap menjadi jembatan komunikasi antara komunitas agama dengan pemerintah, untuk memastikan bahwa setiap umat dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan sesuai dengan aqidah masing-masing.
Selain itu, Abdul Hamid juga menekankan pentingnya melibatkan semua elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan. Menurutnya, keberhasilan FKUB dalam menciptakan kerukunan umat beragama di Kota Cirebon tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak, baik pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat.
Kita semua memiliki peran dalam menjaga kedamaian. Semua elemen masyarakat harus saling mendukung dan bekerja sama. Semoga kerukunan yang telah terjalin bisa lebih baik lagi ke depannya,-” katanya.
Dalam pengukuhan ini, FKUB juga memberikan perhatian besar terhadap pentingnya pendidikan toleransi sejak dini.
Kami juga akan terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya toleransi dan saling menghormati antar umat beragama.
Peningkatan kesadaran sosial akan sangat berpengaruh dalam menciptakan suasana yang damai,- ” terang Abdul Hamid.
Red/Gunawan



















