Diduga Oknum Guru Agama Cemari Nama Baik SMA Negeri 4 Kerinci

KAB. KERINCI, KilasNusantara.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat dugaan oknum guru berlatar belakang pendidikan agama di SMA Negeri 4 Kabupaten Kerinci.

Guru yang seharusnya menjadi teladan dan panutan bagi para siswa justru diduga melakukan tindakan yang mencederai nilai moral serta kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Oknum guru tersebut menggauli salah satu siswi di sekolah tersebut, namun siswi dikeluarkan dari sekolah oleh Kepala Sekolah (Kepsek).

Salah seorang tokoh masyarakat mengungkapkan rasa prihatin dan kecewanya atas kejadian tersebut. Menurutnya, seorang pendidik memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

“Kami sangat prihatin. Guru itu seharusnya menjadi contoh moral bagi anak didiknya, bukan justru merusak masa depan mereka,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Mencuatnya kasus ini membuat masyarakat menilai bahwa perbuatan oknum tersebut telah mencoreng nama baik SMA Negeri 4 Kabupaten Kerinci, bahkan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.

Masyarakat berharap pihak sekolah, dinas pendidikan, serta aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti persoalan ini secara serius dan transparan. Jika terbukti bersalah, warga meminta agar oknum guru tersebut diproses sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, perlindungan terhadap siswa juga menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini disampaikan, pihak SMA Negeri 4 Kabupaten Kerinci maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus yang mencoreng dunia pendidikan tersebut. (Red).