CIAMIS, KilasNusantara.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar lapas. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Lapas Kelas IIB Ciamis, Rabu (14/1/2025).
Acara tersebut dihadiri jajaran pegawai lapas, warga binaan, serta perwakilan masyarakat. Selain diisi tausiah keagamaan, kegiatan ini menjadi perhatian publik karena untuk pertama kalinya peringatan Isra Mi’raj di Lapas Ciamis turut dirangkai dengan aksi berbagi kepada masyarakat sekitar.
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, Amd.IP, SH, MM, menyampaikan bahwa program santunan ini selaras dengan poin ke-13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), yakni penguatan peran lembaga pemasyarakatan di tengah masyarakat.
“Kami berupaya agar Lapas tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh warga binaan, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Semoga kegiatan santunan ini semakin mempererat hubungan Lapas dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Santunan anak yatim dapat terlaksana berkat kepedulian seluruh pegawai lapas yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya. Selain uang santunan, para penerima juga mendapatkan paket sembako hasil kerja sama antara Kasi Binadik James P. Tambubolon, SH, MH dengan Cafe Alma Loka Cabang Ciamis.
Sementara itu, Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIB Ciamis, Erosyan Freda Adityawan, Amd.IP, SH, MH selaku penggagas kegiatan santunan menjelaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj memang rutin digelar setiap tahun, namun tahun ini terasa lebih bermakna karena dilengkapi dengan aksi sosial.
“Kami ingin peringatan keagamaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif,” ungkapnya.
Partisipasi Cafe Alma Loka pun mendapat apresiasi, di mana pihak manajemen hadir langsung yang diwakili oleh Pimpinan Cabang Ciamis, Syamsahril Arrasid, SH sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial di Lapas Ciamis.
Pada acara inti, tausiah disampaikan oleh Ustaz Aa Rizal Muttaqin. Dalam ceramahnya, ia menekankan tiga pesan utama dari peristiwa Isra Mi’raj, yakni memperkuat keimanan, menjadikan kesedihan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, serta pentingnya berguru dalam menuntut ilmu rohani.
Ceramah ditutup dengan doa penuh haru yang berisi pengakuan atas dosa dan kesalahan manusia. Suasana aula pun berubah khusyuk, bahkan tak sedikit warga binaan yang tampak menitikkan air mata.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Ciamis berharap nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, baik di lingkungan lapas maupun di tengah masyarakat.
Syafarras


















