Transformasi Tata Kelola Ekonomi Desa: Pelatihan MYOB dan Manajemen Organisasi untuk BUMDes dan Koperasi Desa Cibenda bersama Universitas Widyatama

CIBENDA PANGANDARAN, KilasNusantara.id — 16 Juni 2025, Dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan desa sekaligus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan usaha berbasis digital, Pemerintah Desa Cibenda menggelar pelatihan bertajuk “Pengelolaan Organisasi Bisnis dan Akuntansi Menggunakan Aplikasi MYOB”.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama strategis dengan Universitas Widyatama Bandung dan dilaksanakan pada hari Senin, 16 Juni 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Cibenda.

Pelatihan ini menyasar para pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Maju Mandiri” dan Koperasi Desa “Merah Putih” Cibenda sebagai peserta utama.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola organisasi secara adaptif dan akuntabel, khususnya dalam menyusun laporan keuangan yang berbasis teknologi serta memperkuat strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Cibenda, Dede Rusliana, yang menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola ekonomi desa.

“BUMDes dan koperasi desa hari ini dituntut untuk lebih profesional, transparan, dan adaptif. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendorong kemajuan ekonomi desa yang tidak hanya mandiri, tetapi juga modern,” ujar Dede dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa pelaporan keuangan yang akurat adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap lembaga usaha desa.

Turut memberikan sambutan perwakilan dari Universitas Widyatama Bandung yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha desa dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan inovatif.

Pelatihan terbagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan secara praktis pada penggunaan aplikasi akuntansi MYOB untuk pencatatan dan pelaporan keuangan. Sesi ini dipandu langsung oleh tim akademisi dan praktisi dari Universitas Widyatama, termasuk Dr. Suryana, S. E., M. Ak. CAP
Ign. Oki Dewa Brata, S. E, M.Sii.,Ak., CA., CTA., MOS..,MCE. yang memberikan penjelasan teknis sekaligus mendampingi praktik simulasi pencatatan transaksi berbasis MYOB.

Sesi kedua berfokus pada manajemen organisasi bisnis desa yang berkelanjutan, membahas strategi membangun usaha yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara luas. Peserta diajak untuk memahami peran penting tata kelola organisasi yang partisipatif, visioner, dan berbasis data.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Tidak hanya menyimak materi, mereka juga aktif dalam diskusi, studi kasus, dan praktik langsung yang disesuaikan dengan kondisi riil unit usaha di desa mereka. Interaksi dua arah antara narasumber dan peserta menciptakan suasana belajar yang hidup dan produktif.

Pelatihan ditutup dengan sesi dokumentasi dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat segera diterapkan dalam pengelolaan usaha masing-masing. Rencana ini mencakup jadwal implementasi penggunaan MYOB, evaluasi periodik, serta pendampingan lanjutan dari pihak kampus.

Melalui pelatihan ini, diharapkan BUMDes dan koperasi desa di Cibenda mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang transparan, profesional, dan siap menghadapi tantangan era digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata menuju desa yang mandiri secara ekonomi, unggul dalam tata kelola, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Sysfarras